Home / Berita / Yessy Cs Siap Back Up Pilwako KK

Yessy Cs Siap Back Up Pilwako KK

KOTAMOBAGU – KPU Provinsi Sulawesi Utara menyatakan kesiapannya membackup dan mendampingi Kabupaten/Kota yang menggelar Pilkada Serentak 2018.
Penegasan tersebut disampaikan langsung tiga Komisioner KPU Sulut, Yessy Momongan, Ardiles Mewoh dan Vivi George, saat menerima kunjungan KPU Kota Kotamobagu, Jumat (19/05/17), terkait sudah ditandatanganinya Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerintah Kota dan KPU Kotamobagu.
Dalam pertemuan tersebut, baik Yessy, Ardiles maupun Vivi mengingatkan soal soliditas dan kekompakan personil KPU Kotamobagu dan Sekretariat dalam mensukseskan pelaksanaan pemilihan walikota dan wakil walikota tersebut.
“Kami berharap kesuksesan pelaksanaan Pilwako 2013 lalu bisa terwujud kali ini. Apalagi KPU Kotamobagu punya prestasi membanggakan ditingkat nasional. Kuncinya adalah ikuti aturan main dan jaga kekompakan,” tegas Yessy yang juga Ketua KPU Provinsi Sulawesi Utara.
Yang paling tegas Yessy mengingatkan kepada seluruh penyelenggara Pilkada Serentak Tahun 2018, khususnya enam kabupaten/kota di Sulut untuk profesional dalam melaksanakan tugasnya.
“Kami di KPU Provinsi Sulawesi Utara sudah me-warning kepada staf maupun komisioner untuk tidak meminta pungutan-pungutan dalam bentuk apapun kepada KPU Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada Serentak 2018. Kalau itu terjadi, silakan dilaporkan dan disampaikan ke kami.”
Penegasan tersebut perlu disampaikan, kata Yessy, mengingat seluruh tugas dan perjalanan baik komisioner maupun staf sekretariat KPU Provinsi Sulawesi Utara terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 sudah ada posnya sendiri. “Jadi tidak perlu lagi memungut uang dari KPU Kabupaten/Kota.”
Sementara itu, Vivi George yang membidangi Keuangan dan Logistik menyarankan kepada KPU Kotamobagu untuk selalu berkoordinasi dan pelaporan ke KPU Provinsi Sulawesi Utara, minimal kepada Koordinator Wilayah (Korwil). “Ini penting agar pelaksanaan dan jalannya Pilkada Serentak di Kotamobagu bisa berjalan sesuai instruksi secara berjenjang hingga ke pusat.”
Bahkan, untuk lebih efektifnya pemanfaatan anggaran yang sudah disepakati dan ditandatangani MoU-nya antara Pemkot dengan KPU Kotamobagu, Vivi menyarankan KPU Kotamobagu untuk segera meregistrasi ke Kementerian Keuangan dan Kantor Perbendaharaan. “Ingat! Launching tahapan Pilkada Serentak 2018 dilaksanakan bulan depan, 14 Juni. Berarti sudah harus segera ke Jakarta.”
Diakhir pertemuan yang berlangsung lebih dari dua jam itu, Ardiles Mewoh mengingatkan soal etika-etika yang harus dipegang teguh oleh penyelenggara dalam menyelenggarakan Pilkada Serentak Tahun 2018. “Pilkada Serentak 2015 dan 2017 bisa jadi pengalaman kita semua, jangan sampai diujung tahapan kita malah harus berurusan dengan persoalan hokum, terutama yang terkait dengan etika. Ini yang harus dihindarkan dan kalau bisa jangan sampai terjadi,” tegas komisioner yang membidangi hokum dan teknis penyelenggara ini.
Hadir pada acara tersebut lima komisioner dan Sekretaris KPU Kotamobagu. “Dalam dua minggu terakhir Mei ini kami akan segera merampungkan registrasi dan melapor ke KPU RI. Setelah itu kami akan mempersiapkan launching tahapan pilkada,” ujar Nayodo Koerniawan diiyakan empat komisioner lainnya; Asep Sabar, Nova Tamon, Aditya Tegela, Iwan Manoppo dan Sekretaris Frans TA Manoppo. (**)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …