Warning Buat Parpol

KOTAMOBAGU – Untuk kedua kalinya pimpinan partai politik (parpol) peserta pemilihan umum (Pemilu) 2014 dibekali cara-cara membuat laporan dana kampanye (LDK).

“Pada pelaporan awal dana kampanye banyak yang tidak sesuai harapan, padahal waktu yang diberikan sangat panjang. Itu pun tetap ada yang harus diperbaiki,” kata Aditya Tegela, komisioner KPU Kotamobagu yang menangani teknis penyelenggara, hukum dan pengawasan, Rabu (19/02/14).

Kepada para pimpinan parpol, Aditya mewarning bahwa batas pemasukan LDK tahap kedua ini hingga 2 Maret pukul 18.00 wita atau pukul 6 sore. “Kalau tidak memenuhi semua itu, maka jangan salahkan KPU kalau kemudian parpol akan di-diskualifikasi dari arena pemilihan umum,” tegasnya.

Pada kesempatan itu Dulo Baks yang mewakili Ikatan Akuntan Indonesia Sulawesi Utara (Sulut) menjelaskan secara detail bagaimana pengisian format laporan dana kampanye yang baik dan benar. Sebab, kata dia, saat penyampaian laporan awal dana kampanye masih banyak yang keliru dan harus diperbaiki.

“Untuk itu dengan adanya bimbingan kedua kalinya ini tidak ada lagi kesalahan pada pelaporan dana kampanye kedua. Kalau bisa mulai Kamis (20/02/14) parpol sudah bisa memasukkan datanya ke KPU. Sehingga ketika ada perbaikan masih banyak waktu, tidak perlu tunggu tanggal 2 Maret.”

Hadir pada acara itu seluruh komisioner KPU Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, Nova Tamon, Iwan Manoppo, Aditya Tegela dan Asep Sabar. Sementara untuk partai peserta pemilu hanya dari Partai Demokrat yang tidak mengirimkan utusannya. (**)

Leave a Reply