Warning 11 Desa/Kelurahan

KOTAMOBAGU – Monitoring dan supervisi yang dilakukan KPU Kotamobagu terkait coklit data pemilih, mengidentifikasi 11 desa/kelurahan yang dianggap ‘bermasalah’.

“Inilah makanya KPU Kotamobagu sudah jauh-jauh hari menuntaskan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih hingga tanggal 10 Agustus, sehingga hari sisa hingga 19 Agustus mendatang bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki yang bermasalah,” tegas Asep Sabar, Komisioner KPU Kotamobagu, Rabu (12/08/15).

Asep yang juga penanggungjawab pemutakhiran data pemilih Pilgub Sulut 2015 di Kotamobagu itu menjelaskan bahwa ke-11 desa/kelurahan tersebut teridentifikasi bermasalah dan perlu mendapat perlakuan khusus, termasuk oleh KPU Kotamobagu.

“Disisa waktu ini kami akan benar-benar menuntaskan problem yang melilit desa/kelurahan tersebut. Jangan sampai nanti ketika memasuki tahapan berikutnya jadi blunder.”

Adapun desa/kelurahan yang dianggap perlu mendapat pendampingan dalam coklit adalah; Sinindian, Matali, Motoboi Besar, Kobo Kecil, Kobo Besar dan Kotobangon (Kotamobagu Timur), Poyowa Kecil dan Tabang (Kotamobagu Selatan), Molinow dan Gogagoman (Kotamobagu Barat) serta Upai (Kotamobagu Utara).

“Persoalan yang dihadapi desa/kelurahan tersebut beragam. Dan harus segera dituntaskan sebelum tutup tahapan coklit 19 Agustus nanti,” kata Yusril Kobandaha, Koordinator Operator Data Pemilih (ODP) KPU Kotamobagu kepada media ini. (**)

Leave a Reply