Libatkan Warga di Pemilu

KOTAMOBAGU – Kabar terbaru, berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 23/2013, masyarakat diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk terlibat dalam penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) 2014.

Menurut Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Pemula dan Pengembangan SDM KPU Kotamobagu, Iwan Manoppo, pada Pasal 14 PKPU 23/2013 tentang Partisipasi Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pemilu dijelaskan bahwa (1). Setiap warga negara dan/atau kelompok, organisasi kemasyarakatan, Lembaga Swadaya Masyarakat, badan hukum, serta media massa elektronik/cetak dapat melaksanakan sosialisasi Pemilu.

Selanjutnya, pada poin (2). KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota dapat bekerja sama dengan kelompok maupun organisasi kemasyarakatan, komunitas masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat, badan hukum, lembaga pendidikan dan media massa elektronik/cetak dalam melaksanakan sosialisasi.

“Yang perlu digaris bawahi, KPU Kotamobagu pada 11 Januari lalu sudah menggelar kegiatan, yakni Roadshow Say No to Golput. Secara tidak langsung kita di Kotamobagu sudah selangkah lebih maju. Ini patut dibanggakan,” kata Iwan.

Berikutnya yang tak kalah menarik, lanjut Iwan, Pasal 15 PKPU tersebut ditegaskan bahwa Sosialisasi Pemilu dilakukan kepada masyarakat melalui mobilisasi sosial, media massa (cetak dan elektronik), pengadaan bahan sosialisasi, serta pemanfaatan budaya lokal/tradisional dan bentuk-bentuk lain sosialisasi yang memudahkan masyarakat dapat menerima informasi kepemiluan dengan baik.

Masih kata Iwan, Pasal 18 lebih rinci lagi menjelaskan (1). Setiap warga negara dan/atau kelompok, organisasi kemasyarakatan, Lembaga Swadaya Masyarakat, badan hukum, serta media massa elektronik/cetak dapat melaksanakan pendidikan politik. Kemudian (2). KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota dapat bekerja sama dengan kelompok maupun organisasi kemasyarakatan, komunitas masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat, badan hukum, lembaga pendidikan dan media massa elektronik/cetak dalam melaksanakan pendidikan politik. (**)