Home / Berita / Walikota Janji Bantu KPU

Walikota Janji Bantu KPU

KOTAMOBAGU – Lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu, Senin (17/02/14) pagi, mengadakan pertemuan dengan Walikota, Tatong Bara, di kantor Walikota Kotamobagu.

Didamping Sekretaris KPU Kotamobagu, Agung Adati, para komisioner yakni Nayodo Koerniawan (Ketua), Nova Tamon, Iwan Manoppo, Aditya Tegela dan Asep Sabar, menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi terkait tahapan pemilihan umum (Pemilu) 2014, khususnya yang melibatkan pemerintah daerah.

Undang Undang Pemilu, kata Nayodo, sudah jelas bahwa pemerintah diwajibkan memberikan fasilitas kepada penyelenggara pemilu dalam menjalankan tugasnya. “Fasilitas tersebut tak hanya dalam bentuk keuangan, tapi juga terkait hal lainnya, diantaranya adalah data pemilih dan penempatan staf di PPK atau PPS. Karena yang namanya pendataan penduduk itu wilayahnya pemerintah, bukan KPU,” kata Nayodo

Sementara itu, Asep Sabar, Ketua Divisi Data Informasi, Kampanye, Humas dan Hubungan mengatakan terkait dengan data pemilih, KPU meminta walikota untuk segera memberikan instruksi ke instansi terkait maupun camat serta kepala desa/lurah untuk bersama-sama PPS dan PPK men-sisir kembali penduduk yang ada di wilayahnya.

“Bahkan mulai Senin ini KPU dengan timnya akan turun keempat kecamatan guna mencari informasi terkait adanya pemilih yang belum melengkapi nomor kartu keluarga (BKK),” kata Asep.

Dalam kesempatan itu Iwan Manoppo sempat menyampaikan soal agenda sosialisasi pemilu dalam bentuk jalan sehat serta kirab pemilu damai menyongsong kampanye terbuka. “Dua momen itu membutuhkan banyak peserta, karenanya kami mengundang Pemkot Kotamobagu bisa bergabung. Malah kami mengundang walikota bisa langsung melepas peserta jalan sehat serta kirab yang akan digelar tanggal 9 dan 15 Maret mendatang,” ujar Iwan, yang juga Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Pemula dan Pengembangan SDM.

Sementara Aditya yang menangani teknis penyelenggara, hukum dan pengawasan menyoroti soal masih maraknya alat peraga kampanye (APK) di beberapa sudut kota. Karena itu dia meminta walikota untuk menginstruksikan camat dan kepala daerah agar membenahi APK di wilayahnya masing-masing. Demikian halnya Nova Tamon. Secara singkat dia menjelaskan soal kesiapan logistik pemilu serta rencana kegiatan menyambut pemungutan suara 9 April mendatang.

“Kami sudah siap dan tinggal menunggu logistik lain, setelah itu akan didistribusikan ke lokasi. Yang sudah ada saat ini baru kotak, bilik suara dan tinta, lainnya masih menunggu hingga akhir Februari ini.”

Walikota Tatong Bara yang kemarin didamping Wakil Walikota, Djainuddin Damopolii, meminta sekretariat KPU untuk segera menginventarisir kegiatan yang membutuhkan penanganan pemerintah daerah. “Kami berjanji akan memberikan seluruh yang dibutuhkan oleh KPU dalam rangka mensukseskan Pemilu 2014 hingga selesai. “Sukses tidaknya penyelenggaraan Pemilu juga ditunjang oleh kepedulian pemerintah. Karena itu kami siap mem-back up apa-apa saja yang dibutuhkan,” ujar Tatong.

Terkait data, Tatong berjanji akan segera menyurati camat, lurah/sangadi dan dinas capil untuk segera menuntaskan NKK. “Data itu penting, apalagi selain pemilu legislatif data tersebut juga akan terus dipergunakan hingga pemilihan presiden mendatang.” (**)

About Admin Website

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …

Leave a Reply