Transparansi Data Pemilih

KOTAMOBAGU – Sebagaimana Pemilu 2014, pada penyelenggaraan Pilgub Sulut 2015 kali ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu tetap komit terbuka dalam hal data pemilih. 

Komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi data informasi dan humas, Asep Sabar, mengungkapkan dengan transparansi dalam hal pengelolaan data tersebut secara tidak langsung meningkatkan kualitas pesta demokrasi Sulawesi Utara, khususnya di Kotamobagu.

“KPU RI sendiri sudah menuangkan komitmen tersebut dalam Peraturan KPU, yang intinya masyarakat diberikan keleluasaan untuk mengawasi sekaligus ikut menyusun daftar pemilih,” kata Asep, Selasa (23/06/15).

Karena itu, KPU berharap dengan keterbukaan dan pengelolaan data tersebut akan mampu mendorong partisipasi masyarakat memberi pendidikan politik, serta membuka kesempatan publik ikut mengawasi jalannya Pilkada Serentak tahun ini.

Sebagaimana diketahui, Rabu (24/06/15) besok, KPU Kabupaten/Kota secara serentak akan menerima hasil analisis DP4 yang sudah disinkronkan dengan data pemilih Pemilu 2014.

“Tugas kita di daerah adalah memecah data pemilih menjadi per TPS. Lalu di-print atau dicetak dan dikirim ke PPS, PPK, agar Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) nantinya melakukan verifikasi secara faktual ke lapangan,” ujar Asep.

Dibagian lain, Yusril Kobandaha, Operator Data Pemilih (ODP) KPU Kotamobagu menambahkan, sebenarnya sangat mudah mengoperasikan sistem data pemilih (sudalih) pada pemutakhiran data Pilkada Serentak kali ini.

“Fitur-fitur dalam sidalih tinggal di-klik saja. Misalnya untuk memutakhirkan data pemilih dari warga yang meninggal, atau pindah domisili, maka kita tinggal menekan fitur penyaringan. Maka orang yang masuk kategori tersebut akan tersaring dalam sidalih,” jelas Yusril. (**)

Leave a Reply