Home / Berita / Tokmas (Pun) Inginkan 4 Dapil

Tokmas (Pun) Inginkan 4 Dapil

KOTAMOBAGU – Rapat kerja (Raker) penyusunan daerah pemilihan (dapil) hari kedua yang digelar KPU Kota Kotamobagu dan diikuti tokoh masyarakat (tokmas) serta para camat, berlangsung seru.
Meski sempat terjadi perdebatan argumentasi, namun kesimpulannya yang bisa diambil mereka menginginkan dapil yang ada sekarang dimekarkan menjadi empat, satu kecamatan satu dapil.
“Mengapa harus empat dapil? Daerah kita ini masih diikat oleh emosional adat. Jadi pertimbangan sejarah maupun adat harus dikedepankan,” kata Malah, tokmas dari Molinow, Kotamobagu Barat.
Bahkan dia menekan pada perlunya pertimbangan adanya hubungan emosional antara yang memilih dan dipilih. “Kasihan selama ini orang dari kecamatan Kotamobagu Utara misalnya haru bersusah-susah memahami kondisi masyarakat Moyag yang jauh dari wilayahnya. Artinya pertimbangan tersebut juga harus dikedepankan mengapa harus ada pemekaran dapil.”
Pernyataan menarik juga disampaikan Camat Kotamobagu Timur. Menurutnya yang terjadi hari ini ada kesan orang dari Kotamobagu Utara bila ingin menjadi caleg harus memahami kondisi daerah dan masyarakat Kotamobagu Timur, bila perlu dengan berbagai cara.
“Jadi kita harus prihatin dengan kondisi itu. Karena itu tidak salah kalau kita mendorong KPU Kota Kotamobagu untuk mengusulkan pemekaran dapil dari tiga menjadi empat, atau satu kecamatan satu dapil, sehingga tidak ada lagi saling caplok.”
Sependapat dengan itu, budayawan Bolaang Mongondow, Hamri Manoppo, mengingatkan soal akar sejarah dan budaya Passi dan Lolayan. “Kita harus kedepankan adat serta budaya kita untuk menentukan dapil menyongsong Pemilu 2019 nanti.”
Aditya Tegela, Komisioner KPU Kota Kotamobagu yang memimpin rapat kembali menegaskan bahwa posisi KPU Kota Kotamobagu tidak sedang mengarahkan peserta rapat untuk memilih dapil tertentu.
“Kami hanya menyerap aspirasi dan masukan dari tokmas dan pemerintah daerah. Kalau memang sepakat dengan empat dapil, maka diharapkan pokok-pokok pikirannya untuk dituangkan secara tertulis dan diserahkan ke KPU Kota Kotamobagu untuk diperjuangkan ke provinsi maupun pusat.”
Hadir di acara tersebut Asisten I Pemkot Kotamobagu, Nasrun Gilalo, Kaban Kesbang Pol Kotamobagu, Riyanto Mokoginta, Kadis Dukcapil Kotamobagu, Virgina D. Olii, Ketua Panwas Kotamobagu, Musly Mokoginta dan tiga komisioner KPU Kota Kotamobagu lain; Asep Sabar, Amir Halatan dan Iwan Manoppo. (**)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …