Home / Berita / Terus Perkuat Sidalih

Terus Perkuat Sidalih

KOTAMOBAGU – Pasca Pemilu 2014, KPU makin memperkuat system data pemilih yang dikembangkan melalui online. Menurut Asep Sabar, komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi data dan informasi, Sidalih atau Sistem Informasi Data Pemilih yang sudah dilaksanakan pada Pemilu kemarin merupakan aplikasi online yang diprogramkan untuk mempermudah penyelenggara ditingkat bawah dalam mengolah data pemilih secara lebih mudah, cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta transparan.

Tak hanya itu, lanjut Asep, mengutip www.kpu.go.id, aplikasi itu juga memiliki fitur kemudahan untuk koordinasi dan monitoring antara petugas yang ada Jakarta, Provinsi, Kabupaten/Kota serta petugas di lapangan. “Sistem ini dianggap telah berjalan baik dengan mengubah data yang berasal dari pemerintah dalam bentuk Data Penduduk Potensial Pemilu (DP4) menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT),” kata Asep sebagaimana pernyataan yang disampaikan Ketua KPU RI belum lama ini.

Nah, dalam menghadapi Pilkada GUbernur Sulut nanti, masih kata Asep, KPU akan lebih memfasilitasi KPU Daerah melalui pengembangan aplikasi Sidalih online. “Penggunaan aplikasi ini sebagai upaya fasilitasi penyelenggara pemilu yang secara teknis dilaksanakan KPU Daerah. Karena memang sudha teruji sistem ini dapat  lebih mempermudah penyelenggara pemilu, dalam menghasilkan data yang terkini, akurat, dapat dipertanggungjawabkan, dan transparan.”

Di www.kpu.go.id, Hadar Navis Gumay, Komisioner KPU RI, menjelaskan fitur pengembangan sidalih online diantaranya manajemen DP4, penandaan dan klaim data ganda, jadwal serentak, serta jadwal dan tahapan pilkada. Fitur manajemen DP4, fungsi manajemen pengolahan dimana didalamnya terdapat suatu fungsi analisa kondisi data dari DP4, sehingga dapat mencari seseorang atau kelompok pemilih berdasarkan elemen data yang didapat, seperti nama, tanggal lahir, alamat, Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Kependudukan dan Jenis Kelamin.

“Fungsi penandaan dan klaim data ganda dimana akan memudahkan operator untuk mengetahui dan membersihkan data ganda, fitur jadwal serentak yang dapat mengatur agar keserantakan jadwal penyusunan akan bersamaan sesuai jadwal tahapan pilkada.”

Kedepan, kata Hadar, pengembangan sistem Sidalih online ini diharapkan terus dikembangkan, sehingga diharapkan juga dapat digunakan dalam pemilihan umum serentak Tahun 2019 mendatang. (**)

About Admin Website

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …

Leave a Reply