Home / Berita / Tekan Golput, Target 90 % Pemilih

Tekan Golput, Target 90 % Pemilih

KOTAMOBAGU – Waktu yang tinggal sedikit harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya memilih.

Penegasan itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara yang juga Korwil Kotamobagu, Yessy Y Momongan, saat memberikan pengarahan pada acara Sosialisasi PKPU Nomor 26/2013 tentang pemungutan dan penghitungan suara hasil pemilu 2014 kepada aparat pemerintah desa/kelurahan, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan kaum perempuan di Restoran Lembah Bening Kotamobagu, Sabtu (22/03/14).

Menurut Yessy, sukses dan tidaknya penyelenggaran pemilihan umum (pemilu) tidak semata berada di pundak penyelenggara mulai dari KPPS, PPS, PPK dan KPU, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk pemda dan tokoh-tokoh masyarakat. “Karena itu kami berharap setelah mengikuti sosialisasi peserta bisa langsung mensosisialisasikannya lagi ke masyarakat lain, sehingga target tingkat partisipasi politik Kotamobagu 90 persen bisa terwujud.”

Lantaran itu pula Ketua KPU Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah berhenti untuk mengajak masyarakat ikut serta dalam menyampaikan hak suaranya. “Kita harus mencapai target 90 persen tingkat partisipasi pemilih dan menekan angka golongan putih di daerah ini,” tegas Nayodo.

Bahkan kata Nayodo, sejak awal KPU Kotamobagu meminta kepada partai politik (parpol) untuk sama-sama mensosialisasikan soal pentingnya pemilu kepada konstituen. “Kita harus menepis jauh-jauh anggapan bahwa ketidakpedulian masyarakat terhadap pemilu akibat tidak adanya caleg parpol yang menjadi pilihan, tidak dikenal atau tidak layak untuk dipilih. Itu yang menjadi tugas parpol.”

Yang pasti, tambah Agung Adati, Sekretaris KPU Kotamobagu, ada dua poin penting kegiatan sosialisasi kali ini, pertama mengajak partisipasi pemilih. Target partisipasi pemilih kali ini 90 persen tercapai. Kedua, agar kualitas pemilih Kotamobagu semakin meningkat. Diharapkan pemilih akan semakin cerdas.

Besar harapan, kata Agung, masyarakat semakin sadar dan cerdas memberikan hak pilihnya pada 9 April 2014. “Andai saja 300-an orang yang hadir menyampaikan pesan pemilu masing-masing ke 10 orang, berarti sudah 3 ribu orang. Seterusnya dari 3 ribu orang masing-masing sosialisasi ke 10 orang, maka kelipatannya menjadi 30 ribu orang dan seterusnya,” pungkas Agung. (**)

About Admin Website

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …

Leave a Reply