Tak Sesuai Aturan, KPU Tertibkan Alat Peraga Kampanye

KOTAMOBAGU — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu, mulai menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) milik kandidat bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu. Penerbitan ini dilakukan berdasarkan Peraturan KPU Nomor 14/2010 tentang pedoman Teknis Kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

APK yang berada di lokasi-lokasi yang dilarang, seperti jalan-jalan protokol, pohon, tiang listrik dan telepon, serta kantor pemerintah dan taman kota, langsung dibersihkan, bersama Badan Kesatuan kebangasaan dan Politik Kemasyarakatan (Kesbangpolinmas), Satuan Polisi Pamong Praja dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). “Kami menyisir sejumlah tempat, kemudian menurunkan satu per satu APK, mulai spanduk, baliho maupun poster,” kata Ketua KPU Kotamobagu Nayodo Koerniawan SH.

Penertiban APK kandidat berdasarkan hasil rapat bersama, kemudian ditindaklanjuti dengan pemberitahuan KPU kepada kandidat melalui surat Nomor 21/KWK/KPU-KK/2013. “Surat pemberitahuan penerbitan sudah kami layangkan, Jumat (25/1/2013) dan paling lambat Minggu (27/1/2013) kandidat telah menurunkan sendiri masing-masing alat peraga kampanyenya. Hari ini tidak ada alasan lagi,” terang Nayodo.

Terpisah, personil Panwaslu Shakespeare Makalunsenge mengatakan, penertiban sebenarnya sudah harus dilakukan sejak tahapan Pilwako dimulai. “Harusnya tidak ada lagi alat-alat peraga sosialisasi diri. Secara aturan masa pencitraan sesuai tahapan ada pada masa kampanye selama 14 hari,” katanya.(*)

Leave a Reply