Home / Berita / Tahapan Rekrutmen PPDP Dimulai

Tahapan Rekrutmen PPDP Dimulai

KOTAMOBAGU – Mulai hari ini, Rabu (24/06/2020), KPU Kota Kotamobagu akan konsentrasi pada tahapan pembentukan badan ad hoc; Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) Pemilihan Gubernur Sulawesi Utara (Pilgub Sulut) Tahun 2020.
Menurut Anggota KPU Kota Kotamobagu, Zulkifli Kadengkang, jadwal pembentukan PPDP mulai 24 Juni hingga 14 Juli 2020 dan setelah ditetapkan, masa kerja mereka akan dimulai pada 15 Juli hingga 13 Agutus 2020. “Kami (KPU Kota Kotamobagu, red) akan mengumumkan penetapan PPDP terpilih, sebagaimana rekrutmen PPK dan PPS,” jelas komisioner yang membidangi SDM ini.
Berbeda dengan pembentukan PPDP di pemilihan atau pemilu sebelum-sebelumnya, kata Zulkifli, kali ini seluruh proses rekrutmen PPDP dilaksanakan dengan memerhatikan protokol Covid-19. “Mulai dari penyerahan dokumen calon PPDP kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS). Kemudian, pelaporan nama-nama calon PPDP kepada KPU Kota Kotamobagu, penyerahan Surat Keputusan (SK) PPDP oleh KPU Kota Kotamobagu serta penyampaian pakta integritas.”
Lalu siapa saja yang bisa menjadi PPDP Pemilihan 2020 kali ini? Asep Sabar, Anggota KPU Kota Kotamobagu menjelaskan bahwa sebagaimana PKPU yang berlaku, PPDP berasal dari rukun warga (RW), rukun tetangga (RT) dan/atau warga masyarakat yang diusulkan PPS kelurahan/desa setempat. Tugasnya adalah untuk membantu tahapan pemutakhiran daftar pemilih, yakni melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih.
“Dalam proses rekrutmen, PPS harus berkoordinasi dengan RT/RW atau tokoh adat atau tokoh masyarakat atau sebutan lainnya untuk mendapatkan calon PPDP. Komposisinya satu orang satu tempat pemungutan suara (TPS),” papar Asep, komisioner yang membidangi teknis penyelenggaraan.
Terkait syarat calon PPDP, Asep menambahkan bahwa yang bersangkutan harus tidak pernah dijatuhi sanksi disiplin pegawai, independen dan tidak berpihak (ada surat pernyataan), berusia diantara 20 tahun hingga maksimal 50 tahun dan sehat jiwa dan tidak memiliki penyakit yang dibuktikan dengan surat pernyataan.
Sementara itu, Anggota KPU Kota Kotamobagu lainnya; Yokman Muhaling, menambahkan proses rekrutmen PPDP akan dilakukan secara terbuka dan semua proses diumumkan hasilnya. Sementara untuk bimtek nantinya kita akan mengefektifkan teknologi dan juga terkait penggunaan protokol Covid-19.
“Nantinya kita akan membuat formulir untuk merekap data PPDP, termasuk NIK dan nomor HP. Hal ini untuk mendukung kegiatan-kegiatan berikutnya yang diperlukan keterlibatan PPDP, sehingga KPU Kota Kotamobagu sudah punya data mereka dan itu menjadi cikal bakal database badan ad hoc lengkap,” kata Yokman, komisioner yang membidangi perencanaan dan data. (***)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …