Home / Berita / Tahap Pencabutan Nomor Urut Lancar

Tahap Pencabutan Nomor Urut Lancar

KOTAMOBAGU – Proses tahapan pengundian nomor urut bagi dua pasangan calon pemilihan walikota dan wakil walikota (Pilwako) Kota Kotamobagu berjalan lancar, meski dijaga ketat aparat keamanan baik dari Polisi maupun TNI di luar dan di dalam gedung.
Hasilnya, pasangan Tatong Bara-Nayodo Korniawan yang diusung delapan partai politik pemilik 25 kursi DPRD Kota Kotamobagu, mendapat nomor urut 1. Sementara pasangan calon Jainudin Damopolii-Suharjo Malalag yang maju melalui jalur perseorangan atau independen beroleh nomor urut 2.
“Pengundian ini dilakukan secara terbuka dan disaksikan banyak orang, ada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta tokoh masyarakat maupun tokoh adat. Sama sekali tidak ada rekayasa, karena prosesnya diawasi langsung Panwas Kota Kotamobagu,” kata Nova Tamon, Ketua KPU Kota Kotamobagu diiyakan empat komisioner lain: Asep Sabar, Iwan Manoppo, Aditya Tegela dan Amir Halatan, Selasa (13/02/18).
Proses pengundian diawali dengan mengambilan amplop pasangan calon yang mendaftar pertama kali yakni pasangan Tatong Bara-Nayodo Koerniawan dengan jargon “Torang TBNK”. Alhasil, pasangan TBNK beroleh amplop A, diikuti pasangan Jainudin Damopolii-Suharjo Makalalag “JADI JO” amplop B.
Setelah masing-masing mendapatkan amplop undian A dan B, kedua pasangan calon bergantian mengambil nomor urut resmi pasangan calon peserta Pilwako Kota Kotamobagu Tahun 2018 berbingkai dan dibungkus mirip kado dan terletak di atas meja. Setelah itu kedua pasangan calon berdiri berjajar di depan menghadap ke arah undangan.
Seperti tidak sabar kedua pasangan calon langsung merobek bungkusan bingkai nomor urut pasangan calon tersebut. Hasilnya, “Torang TBNK” beroleh nomor urut 1 dan “JADI JO” nomor urut 2. Gemuruhpun bergema dari masing-masing tim pemenangan seraya meneriakkan yel-yel nomor urut pasangan calon.
“Dengan sudah dilaksanakannya pengundian nomor urut pasangan calon peserta Pilwako 2018, maka KPU Kota Kotamobagu menetapkan dua pasangan calon tersebut sesuai nomor urut resminya dalam Surat Keputusan serta Berita Acara Penetapan,” tegas Nova yang memimpin Pleno Terbuka di Gedung DPRD Kota Kotamobagu itu.
Setelah penetapan nomor urut, sebagaimana disampaikan Iwan Manoppo, dua pasangan calon akan menjalani tahapan kampanye hingga 23 Juni 2018 mendatang.
“Tanggal 18 Februari 2018 KPU Kota Kotamobagu, bahkan serentak secara nasional bagi daerah-daerah yang menyelenggarakan pilkada Tahun 2018, akan menggelar Deklarasi Damai atau Kampanye Damai. Rencananya kita akan mengundang Komisioner KPU RI, mudah-mudahan tidak berhalangan dan bisa datang ke Kota Kotamobagu,” jelas Iwan.
Ketua Divisi Hukum KPU Kota Kotamobagu, Amir Halatan menambahkan bahwa tanggal 14 Februari 2018 kedua tim pemenangan pasangan calon sudah harus memasukkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) ke KPU Kota Kotamobagu.
“Mudah-mudahan tidak ada yang lupa, supaya ke depan tidak ada persoalan dengan dana kampanye,” pungkas Amir. (**)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …