Syarat Dua Periode Panitia Adhoc

Syarat Dua Periode Panitia Adhoc

KOTAMOBAGU – Rekrutmen panitia adhoc kali ini dipastikan bakal seru. Pasalnya banyak dari mereka yang pernah menjadi PPK maupun PPS sudah mengambil formulir ke KPU Kota Kotamobagu.
“Siapapun yang merasa warga Kota Kotamobagu dipersilakan mendaftarkan diri, baik jadi PPK maupun PPS. Tentunya harus memenuhi beberapa syarat,” tegas Iwan Manoppo, komisioner KPU Kota Kotamobagu yang membidangi SDM, di kantornya, Senin (09/1017).
Menghadapi Pilkada Serentak Tahun 2018 ini KPU Kota Kotamobagu akan merekrut sebanyak 20 orang PPK dari empat kecamatan dan 99 orang PPS dari 33 desa/kelurahan se-Kota Kotamobagu. “Rincinya PPK masih tetap lima orang perkecamatan dan PPS sebanyak tiga orang perdesa/kelurahan,” jelas Iwan.
Sebagaimana PKPU Nomor 1 Tahun 2017, perekrutan penyelenggara adhoc akan dilakukan dalam dua tahap. Pertama, pendaftar calon anggota PPK dan PPS dilakukan pada 12 Oktober sampai 11 Nopember 2017. Sedangkan, tahap kedua perekrutan calon anggota KPPS akan dilakukan pada 03 April hingga 03 Juni 2018.
Untuk menjadi anggota PPK, PPS dan KPPS, pendaftar harus memenuhi kriteria, yakni usia paling rendah 17 tahun, memiliki e-KTP Kota Kotamobagu, berdomisili dalam wilayah kerja PPK, PPS dan KPPS, serta memiliki pendidikan paling rendah SLTA atau sederajat.
“Calon anggota adhoc juga tidak pernah menjalani kasus hukum atau dipidana berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap lima tahun lebih. Kemudian sehat jasmani dan rohani serta bebas dari penyalahgunaan narkoba,” kata Asep Sabar, komsioner KPU Kota yang membidangi perencanaan dan data.
Menurut Asep, calon anggota penyelenggara adhoc juga tidak pernah menjadi anggota PPK, PPS maupun KPPS didua periode sebelumnya. “Jadi mereka yang sudah pernah jadi panitia adhoc di Pilwako Tahun 2018 dan 2013, tidak bisa lagi mencalonkan diri. Karena itu sudah melampaui dua periode,” pungkas Asep. (**)