Surat Suara DPRD Kotamobagu Divalidasi

Surat Suara DPRD Kotamobagu Divalidasi

KOTAMOBAGU – Menindaklanjuti Validasi Surat Suara DPRD Kota Kotamobagu yang dilakukan KPU RI beberapa hari lalu, KPU Kota Kotamobagu menggelar acara serupa untuk tingkat kabupaten/kota, di Kantor KPU Kota Kotamobagu, Minggu (09/12/18).
Menurut Asep Sabar, Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU Kota Kotamobagu, acara ini bertujuan untuk memastikan surat suara tidak salah. “Misalnya saja ada penulisan nama atau gelar yang keliru dan itu bisa dijadikan catatan untuk diperbaiki,” kata Asep ditemani komisioner lainnya; Iwan Manoppo (Ketua), Yokman Muhaling, Zulkifli Kadengkang dan Adrian Herdi Dayoh.
Setelah dilakukan validasi, masih kata Asep, tahapan berikutnya adalah pencetakan surat suara. “terkait berapa banyak yang akan dicetak kita masih menunggu hasil akhir Pleno DPTHP3 yang akan dilakukan dalam waktu dekat.”
Terkait validasi tersebut, Asep memastikan bahwa memvalidkan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi perbaikan surat suara yang sudah lebih dulu disesuaikan dengan SK Daftar Calon Tetap (SK DCT) Pemilu 2019. Validasi dilakukan dengan mengecek nomor urut, nama calon termasuk gelar caleg yang disinkronkan dengan DCS dan DCT serta SILON.
“Yang perlu diketahui, untuk surat suara DPRD Kota Kotamobagu hanya ada lambang partai politik (parpol), nomor urut dan nama lengkap caleg sesuai KTP-e saat mendaftar ke KPU Kota Kotamobagu.”
Lalu, bagaimana dengan pergantian, apakah masih bisa? Menurut Asep, nama-nama caleg yang sudah ditetapkan tidak dapat diganti. Apabila caleg yang bersangkutan meninggal dunia, maka namanya hanya akan dihapus pada surat suara. “Tidak bisa dilakukan penggantian calon. Jika yang bersangkutan meninggal, maka tetap ada nomor urutnya pada surat suara, tapi namanya dihapus dan tidak bisa diganti.” (***)