Home / Berita / Say No To Golput, Libatkan Pemkot-Parpol

Say No To Golput, Libatkan Pemkot-Parpol

KPU Bakal Launching Posko Informasi Pemilih

KOTAMOBAGU— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu melibatkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), seluruh Kepala Kecamatan (Camat) Se-Kotamobagu juga seluruh Partai Politik (Parpol) dalam acara Deklarasi dan Kampanye Say No To Golput, yang akan digelar pada Sabtu 23 Februari hingga Minggu 24 Februari 2013.

Jumat 15 Februari 2013, KPU sudah mengundang Kepala Dikpora Drs Sa’ir Lentang, para Camat Se-Kotamobagu dan perwakilan sekolah dari 7 SMA/SMK Se-Kotamobagu. Dalam rapat tersebut, pihak Pemkot Kotamobagu melalui Dikpora dan para Camat, menyatakan dukungannya untuk mensukseskan acara Say No To Golput yang diselenggarakan KPU. “Kami sudah menyiapkan sekira 4 grup marching band untuk mengawal road show. Para siswa khususnya pemilih pemula juga akan dilibatkan dalam acara sosialisasi,” kata Sa’ir Lentang.

Minggu 17 Februari 2013, kesepuluh Parpol yang menjadi peserta Pemilu 2014, juga sudah menyatakan kesediaannya untuk turut berpartisipasi dalam seluruh rangkaian acara Say No To Golput. Bahkan, terlihat antusiasme dari Parpol untuk mengikuti road show dan pameran parpol. “Kami siap. Partai Golkar akan mendesain stand seatraktif mungkin,” kata Iwan, perwakilan Partai Golkar, juga senada dengan parpol lainnya.

Menurut Ketua Pokja Sosialisasi Amir Halatan, S.Sos, acara Say No To Golput ini dirancang unik dan berbeda dari kegiatan sosialisasi yang pernah dilakukan KPU daerah lain. “Acara ini memang untuk mengajak seluruh pihak. Karena, Pilwako Kotamobagu bukan semata-mata hajatan KPU, tetapi menjadi hajatan seluruh elemen masyarakat di Kotamobagu,” kata Amir.

Dalam acara tersebut, juga akan di-launching Posko Informasi Pemilih (PIP). Posko ini menyiapkan nomor khusus yang bisa dihubungi setiap masyarakat, baik melalui telepon maupun SMS, terkait data pribadi. Apakah sudah terdaftar di DPS dan DPT atau belum. “Bahkan, dengan teknologi ini KPU bisa memberikan informasi kepada masyarakat hingga detil nama di TPS dan nomor urutnya,” sebut Amir.

Selain itu, acara Say No To Golput juga akan diisi acara lomba pantun jenaka berbahasa mongondow (salamat). Ditambah pesta seni dan budaya, serta tak ketinggalan inti acara yakni sosialisasi. “Selama ini metode sosialisasi terlalu monoton ceramah dan dialog. Tapi, kami mencoba membuat sesuatu yang lain, yang intinya Pilwako Kotamobagu menjadi hajatan semua pihak,” pungkas Amir.(*)

About Admin Website

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …

Leave a Reply