Home / Berita / Say No Golput dan Pameran Parpol

Say No Golput dan Pameran Parpol

Pertama di Indonesia

KOTAMOBAGU— Untuk pertama kalinya di Indonesia Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu menggelar acara bertajuk Say No Golput. Acara sosialisasi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Kotamobagu dirangkaikan dengan pameran Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2014.

Acara yang digeber selama dua hari, diawali dengan deklarasi Say No Golput 30 pemilih pemula yang diambil dari perwakilan SMA/SMK se Kotamobagu. Ke-30 deklarator ini nantinya akan menjadi agen Say No Golput di sekolah, bagi sesama teman pemilih pemula. Selanjutnya, dilakukan road show keliling Kotamobagu. 10 bendera Parpol peserta Pemilu 2014 turut serta. Selain itu, dilakukan pula kegiatan simulasi, tata cara memberikan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Korwil KPU Sulut untuk Kotamobagu Rivai Poli, mengaku terkejut dengan acara yang dilakukan KPU Kotamobagu. Rivai mengaku tidak menyangka, bahkan sempat jantungan saat launching Posko Informasi Pemilih (PIP) dibuat seperti film. “Jujur saya sangat kaget. Ketika Nayodo (Ketua KPU Kotamobagu, red) sedang menjelaskan PIP, kemudian ada seorang warga yang datang mengamuk dan memprotes. Bahkan, Kapolres Bolmong Hisar, sempat teriak tangkap. Ternyata itu dari settingan untuk menjelaskan PIP. Luar biasa,” kata Rivai.

Demikian pula tanggapan dari Karyanto Martam dan Frangky Tulungen, komisoner lainnya. Menurut keduanya, ini luar biasa. Meski pameran Parpol sudah pernah dilakukan pada 2009 lalu, namun konsep yang dilakukan KPU Kotamobagu dapat dikatakan yang pertama. “Ini tidak hanya sekadar pameran Parpol, tapi sosialisasi, terutama bagi pemilih pemula yang selama ini menjadi tugas penting bagi KPU untuk mengajak berpartisipasi,” kata Karyanto. “Ini ibarat sekali mendayung dua tiga pulau terlewati. Sosialisasi Pilwako kena, sosialisasi Pemilu 2014 juga dapat. Apalagi, ditambahi dengan berbagai kegiatan lomba dan live music. Unik dan kreatif,” sambung Tulungen.

Sementara itu, Ketua KPU Kotamobagu Nayodo Koerniawan berterima kasih dengan penilaian KPU Sulut atas acara Say No Golput. Baginya, acara yang dilakukan semata-mata untuk menekan angka golput yang sering terjadi di setiap hajatan Pemilukada. “Di Pilwako Kotamobagu ini banyak pihak yang memprediksi demikian, karena itu kami mencoba konsep baru dalam sosialisasi. Perlu ditegaskan, sosialisasi ini tidak berhenti disini. Setelah Say No Golput ini, ada tindak lanjut sosialisasi yang akan dilaklukan di sekolah dan desa/kelurahan,” pungkas Nayodo.(*)

About Admin Website

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …

Leave a Reply