Home / Berita / PPDP Teken Pakta Integritas

PPDP Teken Pakta Integritas

KOTAMOBAGU – Sebanyak 242 Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) se-Kota Kotamobagu, Selasa (16/01/18) pagi, menandatangani pakta integirtas; akan bekerja jujur, adil dan sepenuh waktu.
“Sebelum bimbingan teknis (bimtek) mereka menyempatkan diri berikrar. Ada Sembilan poin yang mereka sampaikan, diantaranya adalah akan melaksanakan tugas pencocokan dan penelitian (coklit) dengan baik dan benar,” kata Asep Sabar, Komisioner KPU Kota Kotamobagu kepada media ini.
Menurut Asep, yang juga penanggungjawab data pemilih KPU Kota Kotamobagu, mereka bahkan berjanji tidak akan kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN), menolak pemberian serta perjanjian dalam bentuk apapun. Bahkan PPDP yang sudah diresmikan oleh KPU Kota Kotamobagu tersebut berjanji akan bekerja menyelenggarakan pemilihan dengan asas langsung, umum, bebas dan rahasia, serta jujur dan adil (luber jurdil).
“Yang menarik, PPDP se-Kota Kotamobagu sudah menyatakan sikap bersedia dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi atau bahkan dituntut sesuai ketentuan pertaruran perundang-undangan yang berlaku jika melakukan kesalahan dan kekeliruan,” ujar Asep sambal menambahkan bahwa pakta integritas tersebut ditandatangani oleh PPDP perwakilan empat kecamatan se-Kota Kotamobagu, yakni Rismawati Mokoagow (Kotamobagu Utara), Asni Mamonto (Kotamobagu Timur), Arinayati Lantong (Kotamobagu Selatan) dan Berlian Mongilong (Kotamobagu Barat).
Asep juga sempat menjelaskan pentingnya keberadaan PPDP dalam pemutakhiran data pemilih (mutarlih). “PPDP adalah ujung tombak sebuah pemilihan, karena itu jangan sampai tahapan coklit yang akan mereka jalani bermasalah. Kalau itu terjadi, sudah pasti dampaknya akan bermasalah seterusnya.”
Nah, untuk menghindari munculnya problem di lapangan, Asep berharap Panitia Pemungutan Suara (PPK) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mengawal benar kerja-kerja PPDP. “Kalau perlu tiada hari bagi PPK maupun PPS untuk tidak mengawal dan mengawasi pekerjaan PPDP dalam mencoklit. Ada laporan berkala yang harus diisi dan disampaikan ke KPU Kota Kotamobagu.”
Selain bertugas melakukan coklit, masih kata Asep, PPDP juga diserahi tugas mensosialisasikan pilkada serentak atau pemilihan walikota dan wakil walikota Kota Kotamobagu kepada masyarakat yang ditemuinya. “Mereka adalah corong KPU untuk mensosialisasikan tahapan pemilihan walikota dan wakil walikota Kota Kotamobagu. Paling tidak sampaikan kepada pemilih atau wajib pilih bahwa hari pemungutan suara tanggal 27 Juni 2018 dan pastikan wajib pilih sudah terdaftar di daftar pemilih.”
Selain Asep Sabar yang memberikan materi pada Bimtek PPDP tersebut, juga operator sistem informasi data pemilih (sidalih) KPU Kota Kotamobagu; Yusril Kobandaha. Hadir di acara yang digelar di Ballroom Hotel Sutan Raja Kotamobagu tersebut Komisioner KPU Kota Kotamobagu, Aditya Tegela, beberapa PPK serta PPS. (**)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …