PPDP Penentu Validnya DP

KOTAMOBAGU – Mulai pekan depan Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) akan melakukan tugasnya memutakhirkan data pemilih.

“PPDP akan melakukan pengecekan setiap nama yang ada di DP4 pilkada yang telah disinkronkan di wilayah tugasnya masing-masing,” kata Nayodo Koerniawan, Ketua KPU Kotamobagu, Kamis (09/07/15).

Hasil pemutakhiran data pemilih yang dilakukan PPDP itu, kata Nayodo, nantinya akan dijadikan dasar oleh KPU untuk menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) pilkada.

Dibagian lain, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu yang membidangi data informasi dan humas, Asep Sabar, berharap PPDP untuk menemui pemilih secara langsung dalam proses mencocokan penelitian (coklit) mengenai informasi data pemilih.

“Ini penting agar datanya akurat. Makanya PPDP harus bertemu langsung, jika yang sudah meninggal dicoret, yang sudah pindah dicoret, itu akan menjadi pengawasan yang penting,” kata Asep di kantornya, Kamis (09/07/15).

Asep menambahkan proses pencocokan data harus dilakukan secara valid dan akurat agar tidak ada yang keliru. Semua pemilih harus terjaring karena pemilih yang tidak terdata berpotensi menimbulkan konflik. Pemilih yang sudah terdaftar akan diberikan stiker sebagai alat bukti.

“Pencocokan penelitian akan dilakukan selama kurun 15 Juli hingga 19 Agustus 2015. Nantinya akan ada quality control bagi PPDP seperti kapan waktu datang, berapa yang di data, dan siapa yang di data. Jika PPDP tidak bekerja dengan baik, maka data pemilih bakal kacau. Jadi tidak boleh ada perantara ketika mendata pemilih.”

Dalam melakukan tugasnya, masih kata Asep, PPDP harus turun langsung ke lapangan, tidak boleh hanya berkomunikasi dengan RT, RW atau Kepala Lingkungan dan Dusun. “Saat ini nama-nama PPDP sudah masuk ke KPU Kotamobagu. Tinggal ditetapkan nanti saat Bimtek, Senin (13/07/15) pekan depan.” (**)

Leave a Reply