Pindah TPS Masuk DPTb

KOTAMOBAGU – Perhatian dan tanggungjawab Komisi Pemilihan Umum (KPU) terhadap hak konstitusional masyarakat terus dikembangkan.

Terkait itu KPU RI menerbitkan surat edaran (SE) kepada KPU provinsi maupun kabupaten/kota bernomor 127/KPU/III/2014 yang ditandatangani langsung Ketua KPU RI, Husni Kamil Manik. “Dalam edaran jelas bahwa KPU wajib memberikan formulir pindah A5 kepada pemilih melalui panitia pemungutan suara (PPS) dimana yang bersangkutan ingin menggunakan hak pilihnya.

“Waktu yang diberikan paling lambat 10 haru sebelum pemungutan suara,” kata Asep Sabar, komisioner KPU Kotamobagu yang menangani data informasi.

Yang lebih penting lagi, lanjut Asep, KPU kabupaten/kota tujuan harus memastikan bahwa pemilih telah terdaftar pada tempat pemungutan suara (TPS) asal pemilih. “Pemilih wajib menyerahkan A5 kepada PPS tujuan paling lambat tiga hari sebelum pemungutan suara. Setelah itu PPS menentukan TPS dimana pemilih tersebut akan menggunakan hak pilihnya dengan memperthatikan jarak tempat tinggal dengan TPS dan ketersediaan surat suara di TPS.”

Pemilih yang pindah tersebut, masih kata Asep, secara otomatis masuk ke DPTb. “Kita di kabupaten/kota juga diminta untuk menyusun dan merekap seluruh pemilih pindahan dan mengirimkannya ke KPU Provinsi tempat asal pemilih. Dan harus ada catatan yang bersangkutan ‘pindah memilih’ di kolom daftar pemilih tetap.” (**)

Leave a Reply