Pilres, DPT Dimutakhirkan Lagi

KOTAMOBAGU – Sembari melakukan tahapan penghitungan dan perekapan suara hasil pemilihan legislatif (pileg), Komisi Pemilihan Umum Kotamobagu mulai memutakhirkan data pemilih pemilihan presiden (pilpres).

“Pemutakhiran ini tetap menggunakan data pileg kemarin, terutama untuk pemutakhiran DPTb (Daftar Pemilih Tambahan), DPK (Daftar Pemilih Khusus), DPKTb (Daftar Pemilih Tambahan Khusus) dan pemilih baru pasca Pemilu 9 April 2014,” kata Asep Sabar, komisioner KPU yang membidangi data informasi, Jumat (18/04/14).

Sesuai tahapan, kata Asep, tanggal 21 April sampai 10 Mei akan dilakukan pendataan pemilih pemula yang berusia 17 tahun pada tanggal 10 Mei sampai 9 Juli 2014. “Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) hasil pemutakhiran data dilakukan pada tanggal 11 sampai 12 Mei, sedangkan pengumuman DPS dilaksanakan tanggal 13-19 Mei. Sementara itu, masukan dan tanggapan dari masyarakat mulai tanggal 20-26 Mei 2014.”

Asep menambahkan, perubahan DPS hasil pemutakhiran setelah mendapatkan tanggapan dari masyarakat akan dilaksanakan pada 27 Mei sampai 2 Juni mendatang. “Harapan kami pada pilpres Juli nanti, partisipasi masyarakat untuk memilih semakin meningkat dan tingkat angka kecurangan semakin diperkecil.”

Sementara itu, Ketua KPU Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, menambahkan bahwa Daftar Pemilih pilpres dipastikan akan berubah dibandingkan dengan daftar pemilih pileg. “Hal ini disebabkan karena data kependudukan di masyarakat bersifat dinamis. Data DPT Pemilu akan segera diperbaharui. DPT Pemilu akan menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk pilpres.”

Nayodo menambahkan, daftar pemilih yang diverifikasi nanti adalah daftar pemilih terkini yang akan diserahkan oleh pemerintah daerah.

“Selain penambahan pemilih karena mereka yang sudah menikah, 17 tahun dan sebelumnya tidak terdaftar. Selain itu, tidak menutup kemungkinan KPU akan menemukan lagi sejumlah nama yang tidak ada pada tempatnya karena pindah ke tempat baru. Pemutakhiran tersebut akan dilakukan PPS (Panitia Pemungutan Suara),” pungkas Nayodo. (**)

Leave a Reply