Home / Berita / Perekaman e-KTP Pengaruhi Data Pemilih

Perekaman e-KTP Pengaruhi Data Pemilih

KOTAMOBAGU – Perekaman KTP elektronik (e-KTP) yang gencar dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) direspon positif KPU Kotamobagu.

“Antusiasme warga sampai harus antrian panjang, serta semangatnya pemerintah dalam memfasilitasi, pasti berdampak pada membaiknya data pemilih di daerah ini,” tegas Asep Sabar, Komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi Perencanaan dan Data di ruang kerjanya, Senin (10/10/16).

Menurut Asep, terkait data pemilih dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melakukan pemutakhiran berkelanjutan Tahap II. “Tahap I lalu dilakukan pada April-Juni, sekarang tahap II Oktober-Desember.”

Diakui Asep usai rapat rutin bersama tiga komisioner lainnya; Nayodo Koerniawan, Nova Tamon dan Iwan Manoppo, yang namanya pemutakhiran data pemilih memang melekat pada tugas Disdukcapil, terutama terkait administrasi kependudukan yang salah satunya adalah perekaman data e-KTP dan pelaporan mobilitas kependudukan. “Karena itu KPU mengagendakan bertemu Disdukcapil terkait perkembangan akhir data pemilih potensial pasca perekaman e-KTP kemarin. Tugas KPU menerima laporan Disdukcapil setelah itu disesuaikan dengan Sidalih yang dikelola KPU.”

Sebagaimana diketahui, pada pemutakhiran data pemilih berkelanjutan Tahap I KPU Kotamobagu berhasil mengidentifikasi pemilih yang ternyata tidak memiliki identitas dan bahkan tidak jelas keberadaannya yaitu 52 orang. “Mereka tersaring di portal KPU dan tidak teridentifikasi di Disdukcapil,” jelas Asep.

Karena ini ranahnya Disdukcapil, lanjut Asep, maka KPU hanya meminta laporan dari mereka. KPU tidak boleh mengambil inisiatif sendiri menambah atau mencoret data yang sudah ada.

Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2016 sebenarnya dimaksudkan untuk memperbaharui data pemilih guna mempermudah proses pemutakhiran daftar pemilih pada Pemilu/Pemilihan berikutnya. Data yang dijadikan dasar untuk kegiatan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan adalah (1). Data Pemeliharaan Daftar Pemilih Pemilihan sebelumnya. Pemilih yang dicoret setelah dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) dikarenakan tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih, sehingga harus dikeluarkan dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau Daftar Pemilih TetapTambahan (DPTb-1); (2). Daftar Pemilih Tambahan (DPTb-2) Pemilihan sebelumnya. Pemilih yang memilih pada saat pemungutan suara berdasarkan KTP/KK/Paspor sesuai dengan domisili karena tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb-1);

Kemudian (3). Data mutasi penduduk (bagi daerah yang tidak melaksanakan pemilihan). Data pergerakan penduduk yang memenuhi syarat sebagai pemilih baik datang atau pun keluar dari wilayah. “Data mutasi keluar” digunakan untuk menyaring pemilih sedangkan “data mutasi masuk” digunakan untuk menambahkan pemilih. (4). Laporan Langsung. Pemilih yang berdomisili di Kabupaten/Kota dapat melaporkan diri atau keluarga ke KPU setempat untuk memperbaiki data atau pindah keluar/masuk Kabupaten/Kota yang dibuktikan dengan identitas kependudukan dan mengisi formulir. (**)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …