KPU Jamin Hak Pilih Penghuni Lapas

KOTAMOBAGU – Terkait dengan hak-hak konstitusional warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kotamobagu, KPU Kotamobagu bakal berkoordinasi dengan Kepala Lapas.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris KPU Kotamobagu, Moch Agung Adati di ruang kerjanya, Rabu (29/01/14). Menurut Agung pihaknya akan menyurat Kepala Lapas Kotamobagu untuk berkoordinasi terkait pendataan pemilih di rumah tahanan tersebut. Hal ini mengingat bahwa penghuni Lapas banyak yang berasal dari luar Kotamobagu.

Dengan demikian KPU Kotamobagu jauh-jauh hari sudah dapat mengkalkulasi kebutuhan logistik, terutama surat suara yang akan digunakan wajib pilih penghuni Lapas. “Waktunya Kamis (30/01/14) pagi kami akan berkunjung ke Lapas Kotamobagu. Ini penting jangan sampai hak-hak politik warga Negara yang ada di Lapas terabaikan di Pemilu 2014 ini. Kami juga sudah berkoordinasi dengan komisoner KPU Kotamobagu. Yang perlu dipahami bahwa kunjungan ini juga bagian dari sosialisasi Pemilu 2014,” kata Agung.

Masih kata Agung, pihak KPU nantinya akan meminta para penghuni Lapas untuk meminta surat pernyataan dari daerahnya masing-masing, terutama yang dari luar Kotamobagu atau yang berbeda domisili, untuk bisa memilih di Kotamobagu. “Mereka atau keluarganya diminta melapor ke PPS asal dan meminta formulir A.5. Setelah itu melapor ke PPS Kelurahan Kotamobagu.”

“Paling lama waktunya tiga hari sebelum hari H melapor ke PPS dengan membawa formulir dimaksud yang sudah ditandatangani oleh PPS asal, disertai KTP atau identitas lain yang sah,” jelas Agung sambil menambahkan hal ini juga berlaku bagi wajib pilih yang pada hari H menjadi tahanan Polsek, Polres dan tahanan sementara Kejaksaan.

Ketika ditanya soal perlunya tempat pemungutan suara (TPS) khusus di Lapas Kotamobagu, Agung mengaku dirinya belum bisa memastikan. “Kami masih akan berkoordinasi dengan KPU Provinsi Sulawesi Utara dan bahkan KPU RI. Karena di Pemilu 2014 ini aturannya berbeda dengan pemilu-pemilu lalu,” pungkas Agung. (**)

Leave a Reply