Penertiban APK Diprotes

KOTAMOBAGU – Penertiban alat peraga kampanye (APK) yang sudah beberapa hari ni digelar Satpol PP bersama Kesbang Pol Kotamobagu mendapat protes dari tim pemenangan salah satu calon.

Sungkono Manggo, salah satu anggota tim pemenangan calon legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Vanda Sarundajang, protes lantaran APK-nya yang berada di dalam halaman posko atau sekretariat pemenangan, ditertibkan oleh Satpol PP. “Saya protes bagaimana aturan yang sebenarnya? Mengapa di dalam lingkungan sekretariat harus ditertibkan juga?” tegas Sud, sapaan akrab Sungkono.

APK Vanda tersebut, masih kata Sungkono, sebenarnya tidak menyalahi aturan karena tidak dipasang di tempat-tempat yang dilarang. “Lokasinya di dalam halaman posko dan sekretariat Vanda Sarundajang di Desa Motoboi Kecil, Kotamobagu Selatan.”

Sementara itu, pihak KPU Kotamobagu yang dihubungi kemarin mengatakan kejadian tersebut hanya miskomunikasi saja. “Untuk itu diminta kepada tim pemenangan calon, terutama kepada semua calon yang akan bertarung di Pemilu Legislatif 2014, sebaiknya melapor dulu ke pemerintah setempat terkait dengan pendirian posko atau sekretariat pemenangan calon, supaya ketika ada penertiban APK ada dasar,” kata Asep Sabar, Ketua Divisi Kampanye, Humas, Data Informasi dan Hubungan antar Lembaga KPU Kotamobagu, Rabu (29/01/14).

Menurut Asep, saat pleno penetapan zona APK beberapa waktu lalu sudah diputuskan dan disepakati oleh semua partai politik peserta Pemilu 2014 bahwa APK yang berada di halaman posko maupun sekretariat tidak bisa ditertibkan. “Kecuali untuk APK yang tidak sesuai dengan kesepakatan, itu wajib ditertibkan,” pungkas Asep.

Untuk kasus penertiban APK milik Vanda tersebut, Asep meminta kepada tim pemenangan Vanda, untuk berkoordinasi dan membicarakannya dengan pihak pemerintah kota Kotamobagu, dalam hal ini Kesbang Pol. “Ini penting supaya tidak ada mis komunikasi lagi.” (**)

Leave a Reply