Pemkot Seharusnya Responsif

KOTAMOBAGU – Entah lantaran sibuk apa, Pemkot Kotamobagu sampai hari ini belum menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait penyelenggaraan Pilgub Sulut Tahun 2015 di daerah ini.

“Padahal rakor tersebut penting dan menjadi pedoman bagi semua pihak, termasuk pemerintah, dalam rangka kesiapan penyelenggaraan Pilgub Sulut, mulai dari segi keamanan, pengawasan, pendataan pemilih, sampai ke persoalan-persoalan teknis penyelenggaraan. Sehingga kalau ada kekurangan bisa saling melengkapi dan bisa diketahui,” kata Nayodo Koerniawan, Ketua KPU Kotamobagu, Senin (06/07/15).

Nayodo mengaku heran mengapa Pemkot Kotamobagu tidak responsif terhadap penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Utara Tahun 2015 di Kotamobagu?

“Padahal sebagai pemerintah daerah ditingkat bawah, Pemkot Kotamobagu seharusnya senantiasa berkoordinasi terkait kegiatan Pilgub Sulut. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Jangankan berkoordinasi, sekadar mencari tahu kesiapan pilgub sampai dimana saja, tidak pernah.”

KPU Kotamobagu, aku Nayodo, sebenarnya tidak mempersoalkan hal itu. Semuanya hak Pemkot Kotamobagu, mau gelar rakor atau tidak, itu urusan mereka. Hanya saja jadi tidak elok dimata Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

“Yang pasti kami; KPU Kotamobagu, sebagai penyelenggara Pilgub ditingkat Kota Kotamobagu, tetap menjalankan semua tahapan yang sudah diputuskan KPU RI maupun KPU Provinsi Sulawesi Utara.”

Tak hanya itu, problem lain yang sebenarnya membuat KPU Kotamobagu tak habis pikir, adalah belum ditandatanganinya SK Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) oleh Walikota Kotamobagu.

“Memprihatinkan sekali, tahapan sudah dimulai sejak April, tapi hingga kini SK Sekretariat PPK belum juga diteken, ada apa sebenarnya?” ujar Iwan Manoppo, komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi SDM, kepada media beberapa waktu lalu.

Padahal dengan SK tersebut, lanjut Iwan, kerja-kerja sekretariat tidak akan terganggu dan mereka bisa menerima hak-haknya. “Apalagi sekarang sudah memasuki tahapan pendataan pemilih, dimana tim sekretariat sangat membantu untuk mengolah data.” (**)

Leave a Reply