Pemilih Pilpres Merosot

KOTAMOBAGU – Jumlah pemilih pada pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tahun ini nampaknya lebih merosot ketimbang Pilpres 2009.

Hasil rekapan sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu berdasarkan formulir C-1 yang masuk hanya 57.840 jumlah suara dukungan kepada dua pasangan calon. Padahal total pemilih hasil pleno daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak dari 89.430.

“Berarti ada selisih sekitar 31.590. Namun angka itu belum bisa jadi patokan, karena masih harus ditambah dengan suara rusak dan daftar pemilih khusus tambahan yang hingga kini belum dihitung,” kata Asep Sabar, komisioner KPU yang menangani data informasi di ruang kerjanya, Kamis (10/07/14).

Kalau dihitung-hitung hanya sekitar 75 persen lebih saja. “Sementara pada tahun 2009 tingkat partisipasi politik masyarakat mencapai 77,5 persen. Berarti terjadi pengurangan yang cukup signifikan,” kata Asep kepada sejumlah media yang menemuinya.

Sementara itu, Ketua KPU Kotamobagu Nayodo Koerniawan yang diminta pendapatnya terkait turunnya tingkat partisipasi, mengatakan selain karena situasi puasa, pemilih berpikir persoalan presiden dan wakil presiden itu hanya urusan Jakarta, dan sangat jauh dari Kotamobagu. “Beda dengan pemilukada yang memiliki hubungan emosional langsung dengan yang dipilih atau didukung,” kata Nayodo. (**)

Leave a Reply