Pemilih Khusus KK 41 Orang

KOTAMOBAGU – Hingga ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara, daftar pemilih khusus (DPK) Kotamobagu berjumlah 41 pemilih.

Menurut Ketua KPU Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, yang baru saja mengikuti rapat pleno terbuka di Manado, pemilih khusus di Kotamobagu hanya di dua kelurahan dan dua kecamatan. “Rinciannya pemilih laki-laki sebanyak 34 orang dan pemilih perempuan 7 orang,” kata Nayodo yang dihubungi, Rabu (02/07/14).

Dalam rapat pleno terbuka yang juga dihadiri badan pengawas pemilu (Banwaslu) Sulawesi Utara serta tim pemenangan dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, lanjut Nayodo, pihaknya sudah menjelaskan bahwa selama perbaikan data pemilih pihaknya bersama operator, PPS serta PPK, juga sudah menindaklanjuti rekomendasi panitia pengawas pemilu (panwaslu) Kotamobagu.

“Paling tidak ada lima rekomendasi dari panwaslu terkait daftar pemilih, diantaranya menyangkut data ganda dan pindah domisili. Itu sudah ditindaklanjuti dengan mencoret nama-nama yang direkom pada print out yang akan ditempel di TPS-TPS.”

Banyak kalangan memperkirakan jumlah pemilih akan melonjak pada mereka yang hanya menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) dan identitas lain saat hari H pemungutan suara. “Karena itu KPU dan seluruh jajarannya sampai ke bawah diminta untuk menyiasati benar bila itu akan terjadi, jangan sampai jadi persoalan dikemudian hari dan KPU dicap tidak memberikan warga negara menggunakan hak konstitusinya,” kata personil Bawaslu Sulut, Johny Suak.

Asep Sabar, komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi data informasi mengatakan persoalan sudah dikoordinasikan. “Pemilih yang hanya menggunakan KTP atau identitas lain tetap dilayani selagi masih ada surat suara di TPS-TPS. PKPU juga sudah menetapkan bahwa untuk pemilih yang menggunakan identitas akan dilayani pada 60 menit terakhir pemungutan suara. Mereka masuk kategori pemilih daftar pemilih khusus tambahan (DPKTb),” jelas Asep.

Asep menambahkan bahwa pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak dinas kependudukan dan catatan sipil (disdukcapil) menyangkut nomor kartu keluarga (NKK) yang masih banyak di Kotamobagu, yakni 10.789. “Pihak Disdukcapil hanya memberikan DP4 per 25 Juni 2014 tanpa tindaklanjut perbaikan NKK. Sementara untuk nomor induk kependudukan (NIK) Kotamobagu sudah tidak ada persoalan.” (**)

Leave a Reply