Pemilh Pileg Hanya 70.278

KOTAMOBAGU – Dari hasil rekpitulasi suara pada rapat pleno pemilihan legislatif (pileg) 2014, pemilih Kota Kotamobagu ternyata hanya mencapai 70.380 orang dari jumlah pemilih pada daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 90.658 orang.
Ini artinya target 90 persen sebagaimana diharapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), tidak tercapai. “Iya benar target kami tidak tercapai. Namun yang menggembirakan pelaksanaan pileg di Kotamobagu sangat-sangat kondusif tidak seperti di daerah lain,” kata Nayodo Koerniawan, Ketua KPU Kotamobagu saat ditemui di sela-sela pelaksanaan Pleno rekapitulasi suara hasil Pileg tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Manado, Rabu (23/04/14).
Menurut Nayodo, pelaksanaan pileg di Kotamobagu justru berjalan dengan baik, meski sebelum-sebelumnya sempat diwanti-wanti bakal terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Alhamdulillah, mudah-mudahan suasana tersebut bisa terjaga terus hingga penetapan calon terpilih nanti, yang rencananya akan dilakukan awal Mei.”
Sementara itu, informasi yang diperoleh dari Divisi Data dan Informasi KPU Kotamobagu, total jumlah pemilih yang menggunakan hak suaranya sebanyak 70.278 orang yang terdiri dari 35.208 pemilih laki-laki dan 35.070 pemilih perempuan. Atau kalau diprosentasikan sebanyak 76 persen lebih saja yang menggunakan hak suara.
“Yang menarik, untuk pemilih yang menggunakan KTP atau identitas lain pada saat hari H pemungutan suara 9 April sebanyak 2.097 pemilih, yakni 973 pemilih laki-laki dan 1.124 pemilih perempuan,” kata Asep Sabar, komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi data informasi kepada media ini.
Asep menambahkan bila dijumlahkan dengan pemilih yang menggunakan KPT maupun dentitas lain atau yang disebut Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb) selisih 20.380 (hasil pengurangan DPT dengan yang menggunakan hak suara) dikurangi pemilih DPKTb berarti hanya 18.283 orang saja.
“Penyebab lainnya adalah masih banyaknya data ganda, sehingga terkesan masih banyak pemilih yang tidak menggunakan hak pilih, padahal yang bersangkutan tercatat dua nama di daftar pemilih,” ujar Asep sambil menambahkan bahwa angka-angka tersebut murni jumlah pemilih belum dihitung dengan suararusak atau salah mencoblos. “Mudah-mudahan salam sehari dua mendatang sudah didapat angka pastinya.” (**)

Leave a Reply