Orang Meninggal Selalu Saja Masuk Daftar Pemilih

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU – Munculnya pemilih yang sudah meninggal di daftar dan data ganda kerap jadi persoalan saat pemilihan kepala daerah.
“Untuk itu di Pilkada Serentak nanti diharapkan tidak akan ada lagi persoalan-persoalan tersebut,” ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu Nayodo Koerniawan.
Dalam rilis yang diterima Tribun Manado, Kamis (8/6/2017), KPU dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotamobagu sepakat untuk saling berkoordinasi terjaut data pemilih.
Hal tersebut Nayodo tegaskan kembali kepada Kepala Disdukcapil Kotamobagu Virgina Olii, saat Rakor Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Semesteri I Tahun 2017.
Nayodo mengatakan, memasuki tahapan Pilkada Serentak Tahun 2018 nanti, perlu sosialisasi bersama antara KPU dan Disdukcapil.
Satu di antara yang penting adalah masyarakat segera melakukan perekaman KTP Elektronik agar di pilkada dan pemilu nanti bisa memilih.
“Karena sekarang tidak seperti sebelum-sebelumnya dimana pemilih boleh menggunakan identitas lain. Sekarang, tanpa KTP Elektronik warga wajib pilih tidak bisa memilih,” kata Nayodo.
Kepala Disdukcapil Kotamobagu Virgina Olii menjelaskan angka sementara pemilih yang sudah melakukan perekaman KTP Elektronik sebanyak 2.113 orang.
“Angka tersebut masih akan bergerak sebagaimana dinamisnya usia penduduk,” kata Gina, sapaan akrabnya.
Disdukcapil Kotamobagu mencatat ada sekitar 4 ribuan lagi Kota Kotamobagu yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik.
“Persoalannya masih terbengkalai dengan kondisi masyarakat yang kebanyak belum memahmi soal pentingnya E-KTP. Hal ini ditambah lagi dengan blanko yang terbatas.
“Meski demikian Disdukcapil tercatat sudah 100 persen melaksanakan tugasnya sesuai data dari pusat, dan ini akan terus dipertahankan,” jelas Gina.
Gina meyakinkan bahwa meski data pemilih akan terus berubah, pihak Disdukcapil Kotamobagu akan terus berkoordinasi dan memberikan semua data yang diperlukan oleh KPU Kotamobagu, terutama terkait dengan kependudukan.
“Kami memahami bahwa suksesnya pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2018 secara tidak langsung menjadi bagian keberhasilan kami membantu KPU Kotamobagu,” kata dia.
Di pengujung pertemuan, KPU Kotamobagu dan Disdukcapil Kotamobagu sepakat akan segera melakukan penandatanganan MoU.
Hal tersebut sebagai tindaklanjut dari Nota Kesepahaman antara Mendagri dengan Ketua KPU RI tentang Kerjasama Pemanfaatan NIK, Data Kependudukan dan KTP Elektronik dalam lingkup tugas KPU.
“Untuk waktunya, akan dikoordinasikan berikut,” kata Asep Sabar, Komisioner KPU Kotamobagu. .
Hadir pada rakor tersebut Komisioner KPU Kotamobagu lainnya; Nova Tamon, Aditya Tegela, Iwan Manoppo dan Sekretaris KPU Kotamobagu, Frans TA Manoppo.
Dari Disdukcapil ada Sekretaris Disdukcapil; Muliono Mokodompit, dan Kabid Kependudukan; Adi Malah. Serta para operator dari kedua satuan kerja. (**)

Sumber: HANDHIKA DAWANGI, Tribun Manado