Nayodo Cemas, Asep ‘Basuar’

MANADO – Tak seperti pleno-pleno biasanya, kali ini Komisioner KPU Kotamobagu dibuat gelisah.

Dua komisioner KPU Kotamobagu yang hadiri di Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan/Daftar Pemilih Tetap (DPS HP/DPT) Pilgub Sulut 2015, Minggu (04/10/15) tersebut; Nayodo Koerniawan (Ketua), Asep Sabar (Divisi Data Informasi) ditemani Yusril Kobandaha (Operator Sidalih), kuatir jangan-jangan laporan mereka bermasalah.

Hal itu beralasan mengingat daerah-daerah lain saat presentasi rekap DPT lebih awal, mendapat tanggapan serius, baik dari Bawaslu Sulut maupun dari tiga tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulut. Padahal mereka tidak ada rekomendasi dari Panwas.

Nah, KPU Kotamobagu banyak menerima rekomendasi dai pengawas, terutama saat tahapan tanggapan masyarakat. Karena itu saya cemas sekaligus gelisah bakal ‘dihabisi’ Bawaslu Sulut dan tim pasangan calon,” kata Nayodo yang uring-uringan menunggu giliran. KPU Kotamobagu sendiri mendapat giliran presentasi ke 11 dari 15 kabupaten/kota se-Sulut.

Saat menuju meja presentasi yang berada di posisi depan berhadapan langsung dengan lima komisioner KPU Sulut, Bawaslu Sulut sebelah kanan dan tim pemenangan pasangan calon sebelah kiri, suasana tegang makin terasa di wajah Nayodo.

Bahkan saat menyampaikan pengantar sebelum pembacaan rekap DPT, mimik wajah Nayodo terlihat pasrah dengan sesekali menundukkan muka. Kali ini tidak nampak sama sekali tingkah maupun lelucon Nayodo yang biasanya mengundang peserta rapat pleno dibuat tertawa. “Saya benar-benar tegang waktu presentasi dan tidak bisa berkutik,” aku Nayodo.

Tak hanya Nayodo, malah Asep yang membacakan rekapitulasi DPT Kotamobagu dibuat sama. Bahkan saking tegangnya sampai-sampai Asep ‘basuar dingin’ (keringatan, red). “Padahal saya sudah berusaha untuk tenang dalam membacakan rekap, tapi tetap saja bocor,” kilah Asep heran.

Selain membacakan data rekap DPT, Asep juga diminta untuk menyampaikan kronologi tahapan tanggapan masyarakat. Menurut Asep, tidak ada tanggapan masyarakat yang masuk, baik ke PPS, PPK maupun KPU Kotamobagu.

“KPU Kotamobagu hanya menerima tembusan beberapa rekomendasi, baik dari PPL maupun Panwascam. Meski terlambat karena rekomendasi tersebut masuk ketika sudah dilakukan rekap ditingkat desa/kelurahan, temuan pengawas tersebut tatap kami tindaklanjuti dan bersihkan,” kata Asep diiyakan Nayodo dan Yusril.

Bahkan, kata Asep, saat Pleno di tingkat KPU Kotamobagu pihaknya sudah mengkonfrontir langsung PPS dan PPK dengan PPL dan Panwascam untuk menuntaskan persoalan dan temuan yang terjadi di lapangan.

Alhasil semuanya clear . Tak hanya itu, data pemilih yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) juga sudah diserahkan by name by address baik softcopy maupun hardcopy kepada Panwas Kotamobagu.”

Sekadar diketahui, model konfrontir dengan mempertemukan pihak KPU dan Panwas level bawah yang digagas KPU Kotamobagu saat pleno penetapan daftar pemilih, sudah dilakukan sejak Pemilu 2014 lalu. Penerapan model ini semata untuk menuntaskan persoalan maupun temuan hanya sampai ditingkatan kabupaten/kota.

Nah, mendengar penjelasan Asep tersebut, Johnny Suak, Personil Bawaslu Sulut, langsung merespon positif serta mengapresiasinya. “Kami menilai apa yang dilakukan KPU Kotamobagu ‘gila’. Kenapa? Karena mereka sangat proaktif dan menindaklanjuti seluruh temuan Panwas, semuanya sudah dibersihkan. Ini hebat sekali kerja KPU Kotamobagu,” tegas Suak disambut tepuk tangan peserta rapat yang terdiri dari KPU dan Panwas Kabupaten/kota se-Sulut.

Kata Suak, Bawaslu Sulut menilai apa yang dilakukan KPU Kotamobagu dalam memperbaiki data pemilih sudah sangat baik dan harus dipertahankan terus. “Kalaupun data pemilih di Kotamobagu mengalami penurunan dari Pemilu dan DPS kemarin, kami anggap itu masih normal. Itulah dinamika yang terjadi di daerah, tapi kita tidak bisa masuk ke wilayah; kemana pemilih-pemilih tersebut? Tugas kita hanya mendata jangan sampai ada pemilih yang tidak terdata.”

Mendengar pengakuan Bawaslu Sulut tersebut, suasana hati Nayodo cs seketika plong, langsung terlihat sumringah. Sambil menyerahkan dokumen rekap kepada KPU Sulut, mereka menyalami satu-persatu personil Bawaslu Sulut dan tim pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur. (**)

 

Tabel

DPT Kotamobagu

 

KETERANGAN                                   JUMLAH           TOTAL

Kecamatan                                                –                       4

Desa/kelurahan                                      –                       33

TPS                                                            –                       238

Pemilih Laki-laki                                  43.873

Pemilih Perempuan                            42.935               86.808

Pemilih Baru/Tambahan                   –                       759

Pemilih TMS                                        –                       1.213

  1. Meninggal dunia                    157
  2. Ganda                                       669
  3. Dibawah Umur                       5
  4. Pindah Domisili                     254
  5. Tidak Dikenal                         121
  6. TNI                                           0
  7. Polri                                         5
  8. Hilang Ingatan                      2
  9. Hak Pilih Dicabut                 0
  10. Bukan Penduduk Setempat 0

Sumber: KPU KK 2015

Leave a Reply