Minimalisir Persoalan Pemilih, KPU Launching PIP

KOTAMOBAGU— Hari ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu akan me-launching Posko Informasi Pemilih (PIP). Launching ini bersamaan dengan kegiatan deklarasi dan kampanye ‘Say No Golput’. KPU tidak ingin persoalan hak pemilih terus menjadi momok dalam setiap Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada).

“Ya, berupaya maksimal. PIP ini menyediakan perangkat lunak bisa lewat telepon atau pesan pendek (sms) yang bisa menjawab pertanyaan pemilih, apakah saya sudah terdaftar? Perangkat lunak ini sebagai backup dalam proses pemutakhiran data pemilih yang dilakukan Panitia Pemungutan Suara (PPS),” kata Ketua KPU Kotamobagu Nayodo Koerniawan SH. Ditambahkan Ketua Pokja Sosialisasi Amir Halatan S.Sos, mekanisme PIP ini, masyarakat yang punya hak pilih bisa langsung menelpon di nomor yang sudah disediakan atau mengirim pesan pendek, maka operator PIP akan memberikan jawaban, pemilih sudah terdaftar atau belum. Kalau sudah terdaftar, akan diberikan informasi rinci, pemilih terdaftar di kecamatan, kelurahan, lingkungan hingga terdaftar di TPS bahkan nomor urut dalam daftar pemilih. “Kami yakin ini akan meminimalisir persoalan daftar pemilih,” kata Amir.

Terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Refly Mokoginta SE, mengaku akan siap membantu KPU dalam pemutakhiran data pemilih. “Kita akan informasikan, agar seluruh aparat pemerintah mulai tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan, RT dan RW, bisa membantu petugas pemutakhiran data yang sudah dibentuk KPU. Kami akan support,” ujar Refly. Baginya, hak pemilih memang menjadi persoalan penting yang butuh keseriusan semua pihak. Bukan hanya KPU tetapi juga menjadi perhatian serius pemerintah. “Kami berusaha, semua masyarakat yang mempunyai hak pilih bisa terdaftar. Tentunya, tetap berdasar pada aturan perundangan dan peraturan KPU,” pungkasnya.(*)

Leave a Reply