Home / Berita / Merawat Parmas di Kotamobagu

Merawat Parmas di Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Turun-naiknya tingkat partisipasi masyarakat (parmas) pada penyelenggaraan pemilihan umum di daerah ini membuat KPU Kotamobagu harus intensif, massif dan berkesimabungan melakukan sosialisasi.
“Kalau soal semangat memilih warga Kotamobagu patut dipuji dan diapresiasi, tapi mengapa angka prosentasinnya tidak naik? Inilah salah satu alas an mengapa KPU Kotamobagu menggelar Pendidikan Pemilih Pemula,” kata Iwan Manoppo, Komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi partisipasi masyarakat saat memberikan materi di SMK Negeri Kotamobagu, Senin (14/11/16).
Mengapa pemilih pemula? Berdasarkan data KPU RI, jumlah pemilih pada Pemilu 2014 sebagian besarnya adalah pelajar/mahasiswa berusia antara 17-20 tahun. Berdasarkan data tersebut terlihat jelas potensi yang dimiliki pemilih pemula dalam memilih pemimpin sangat berpengaruh.
“Jika pemilih pemula tidak diberikan pemahaman sejak dini, dikuatirkan akan mudah digiring yang tidak mendidik, seperti memilih calon atau partai politik yang tidak baik. Lebih buruk lagi mereka dikuatirkan akan mudah dipengaruhi oleh politik uang atau malah tidak menggunakan hak pilihnya alias golput,” jelas Iwan, didampingi Aditya Tegela, Komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi teknis penyelenggara.
Nah, untuk memberikan pengetahuan tentang proses politik yang ideal dan mencerminkan bermartabat kepada pemilih pemula, butuh proses pendidikan politik yang intensif, massif dan berkesinambungan, agar mereka kelak memiliki pemahaman yang utuh tentang apa itu pemilihan umum.
“Pendidikan pemilih seperti ini bukan hanya tugas KPU, tapi juga partai politik dan para guru di sekolah atau kampus. Kita semua merasa bertanggungjawab bila angka parmas tidak mengalami perubahan.”
Iwan benar. Karena pemilih pemula disatu sisi menjadi segmen unik, yakni memiliki antusisme tinggi dan bisa berfikir lebih rasional. Perilaku pemilih pemula yang baru memasuki usia hak pilih, pastilah belum memiliki jangkauan politik yang luas untuk menentukan calon yang harus dipilih. Hal ini yang menjadi pekerjaan semua pihak. (**)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …