Menanti Putusan MK

KOTAMOBAGU – Sebagai salah satu pihak yang masuk daftar termohon sengketa pilpres, KPU Kotamobagu mengaku siap menerima apapun putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan diketuk Kamis (21/08/14) lusa. “Kami tidak ingin berkomentar jauh mendahului putusan MK. Yang pasti kami akan menghormati, menerima dan melaksanakan apapun hasilnya,” tegas Aditya Tegela, komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu yang membidangi hukum dan pengawasan di kantornya Selasa (19/08/14).

Aditya yang baru saja kembali dari Jakarta menceritakan bagaimana dirinya harus berjibaku mempersiapkan data serta dokumen terkait bersama KPU lainnya yang juga sama-sama digugat oleh tim pasangan presiden Prabowo-Hatta. “Semuanya sudah diserahkan ke KPU RI dan sudah dimasukkan ke MK pada Senin kemarin,” ujar Aditya.

Adapun data-data yang diserahkan ke KPU RI sebagai barang bukti antara lain daftar pemilih tetap tambahan (DPTb), daftar pemilih khusus tambahan (DPKTb), form model C7 PPWP dan model form A5. “Semuanya sudah kami serahkan. Sebelumnya kami juga sudah melakukan pembukaan kotak suara pada Selasa (12/08/14) pekan lalu sesuai instruksi KPU RI dan disetujui MK,” jelas Aditya.

Sebagaimana sudah diberitakan sebelumnya, beberapa tempat pemungutan suara (TPS) di Kotamobagu menjadi termohon dalam sengketa yang digelar di MK. Mereka yang digugat terkait DPKTb adalah TPS 6 Biga, TPS 2 Pontodon, TPS 2 Genggulang, TPS 1 Matali, TPS 1, 3, 8 Kotobangun, TPS 9 Motoboi Kecil serta TPS 26 Gogagoman. Sementara untuk indikasi penggelembungan suara yakni TPS 21 dan 28 Gogagoman, TPS 2 Upai, TPS 3 Motoboi Besar, TPS 3 Pobundayan, TPS 2 Bungko, TPS 9 Motoboi Kecil, TPS 4 Mongkonai Barat, serta TPS 1 dan 12 Mogolaing. (**)

 

 

 

Leave a Reply