Media Harus Adil Tayangkan Kampanye

KOTAMOBAGU – Aturan sosialisasi dan kampanye pasangan calon yang berlaku pada Pilkada Serentak 2015 ini berbeda.

Aditya Tegela, Komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi teknis penyelenggara dan kampanye, Selasa (25/08/15) siang mengatakan pihaknya masih akan menggelar rakor bersama Pemerintah daerah terkait kampanye, terutama terkait dengan lokasi dan titik kampanye pasangan calon.

“Sebab pemasangan alat peraga kampanye (APK) tidak bisa dilakukan seenaknya. Semua ditangani langsung KPU mulai dari jumlah atribut, lokasi pemasangan, hingga kampanye di media massa maupun media elektronik.”

Nah, terkait dengan kampanye di media massa dan media elektronik, Aditya menjelaskan bahwa pasangan calon dilarang dan tidak dibenarkan lagi menayangkan iklan di media massa cetak maupun elektronik diluar iklan yang difasilitasi KPU.

“Dengan alasan menciptakan keadilan, model kampanye pilkada kali ini hanya boleh yang difasilitasi KPU. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan asas keadilan dan keseimbangan dalam pelaksanaan kampanye.  Artinya, kandidat yang kaya dan miskin dapat porsi sama. Tidak ada lagi kandidat yang dapat jor-joran berkampanye karena bermodal besar.”

Aditya benar, iklan kampanye, sebagaimana PKPU, hanya difasilitasi selama 14 hari sebelum masa tenang yakni dari tanggal 22 November sampai 5 Desember 2015. Di luar itu tidak dibenarkan untuk beriklan. Kandidat yang melanggar akan diberi peringatan tertulis dan perintah penghentian iklan. Jika dalam waktu 1 x 24 jam, pasangan calon tersebut tidak mengindahkan peringatan tersebut dikenai sanksi pembatalan sebagai pasangan calon.

Karena itu, lanjut Aditya, KPU berharap media memberikan alokasi waktu yang sama dan berimbang kepada pasangan calon dalam pemberitaan dan penyiaran kampanye.

“Upaya menyiasati kampanye di media massa cetak dan elektronik dalam bentuk iklan tetapi dikemas lewat pendekatan liputan, itu juga tidak dibenarkan. Meski pendekatannya pemberitaan sepanjang berbayar itu namanya iklan kampanye. Itu tidak dibenarkan karena iklan kampanye yang diperbolehkan hanya yang difasilitasi KPU,” tegas Aditya lagi.

Yang perlu dipahami, karena Kotamobagu melaksanakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, maka seluruh materi dan bahan kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur akan dikelola langsung KPU Provinsi Sulawesi Utara. KPU Kotamobagu bersama Pemkot Kotamobagu hanya menetapkan titik lokasi pemasangan dan jumlah yang bisa dipasang,” pungkas Aditya. (**)

Leave a Reply