Home / Berita / Mayoritas Parpol KK Inginkan 4 Dapil

Mayoritas Parpol KK Inginkan 4 Dapil

KOTAMOBAGU – Kesimpulan yang bisa ditarik dari rapat kerja terkait penataan daerah pemilihan (dapil) Pemilu 2019, mayoritas partai politik (parpol) se-Kota Kotamobagu menginginkan pemekaran dapil.
Usulan pertama disampaikan Sekretaris DPD II Partai Golkar Kotamobagu, Sudirman Mamonto. Menurut dia pemekaran dapil mendekatkan wakil rakyat kepada pemilih dan daerah yang diwakilinya.
“Karena itu Partai Golkar mendorong KPU Kota Kotamobagu untuk memperjuangkan dapil di Kota Kotamobagu menjadi empat. Kami siap lahir bathin untuk itu, kalau perlu hingga ke Jakarta kami akan kawal,” tegasnya, disambut aplous peserta rapat yang terdiri dari pengurus parpol di Tuwanggoy Restoran Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Jumat (15/12/17).
Masih menurut Sudirman, pemekaran dapil juga berdampak pada dukungan rakyat terhadap parpol. “Selama ini yang terjadi kan ketidakadilan, dan banyak masyarakat merasa tidak terwakili. Bahkan dengan pemekaran dapil berdampak pada percepatan pembangunan wilayah yang diwakilinya, jadi lebih efektif.”
Usulan Golkar tersebut didukung penuh beberapa parpol yang hadir, diantaranya PKS, Nasdem, Gerindra, PBB, PKB, PPP, PAN, dan Perindo. Hanya satu partai yang berkeinginan dengan bentuk tiga dapil yang berlaku sekarang. Sementara PSI belum menentukan sikap, sedangkan Hanura dan PDI Perjuangan tidak hadir di rapat.
Komisioner KPU Kota Kotamobagu, Aditya Tegela, yang memimpin rapat menegaskan bahwa pertemuan perdana kali ini masih sebatas meminta masukan dari parpol yang ada di Kota Kotamobagu.
“Jadi, KPU Kota KOtamobagu tidak sedang memberikan usulan, jangan sampai salah mengerti. Karenanya alur seperti itu. Setelah rapat ini selanjutnya KPU Kota Kotamobagu akan membawa rumusan dan pokok-pokok pikiran ini ke KPU RI melalui KPU Provinsi Sulawesi Utara. Namun sebelumnya didahului dengan penyampaian usulan tersebut ke publik,” jelas Aditya.
Yang perlu dipahami, sebagaimana disampaikan Amir Halatan, Komisioner KPU Kota Kotamobagu, ketika Pemilu 2014 silam KPU Kota Kotamobagu juga sempat mengusulkan empat dapil ke KPU RI.
“Namun, lantaran tidak kuat alasannya, KPU RI menetapkan KPU Kota Kotamobagu hanya tiga dapil. Karena itu dalam pertemuan kali ini harus juga diperkuat alasan-alasannya agar ketika diperjuangkan di pusat bisa meyakinkan dan diloloskan.”
Dalam pertemuan yang juga dihadiri Asisten I Pemkot Kotamobagu, Nasrun Gilalom dan Kepala Badan Kesbang Pol Kotamobagu, Riyanto Mokoginta itu, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotamobagu, Virgina D. Olii, sempat membeberkan data terakhir jumlah penduduk Kota Kotamobagu.
Menurut Olii, jumlah penduduk Kota Kotamobagu hingga 30 November 2017 sebanyak 127.189 jiwa. “Jumlah tersebut tersebar di empat kecamatan, Kotamobagu Utara 18.097 jiwa, Kotamobagu Timur 31.668 jiwa, Kotamobagu Selatan 32.339 jiwa dan Kotamobagu Barat 45.085 jiwa.”
Meski demikian, lanjut Olii, pihaknya tetap menunggu data yang akan diserahkan Kementerian Dalam negeri (Kemendagri). “Biasanya Kemendagri yang akan menyerahkan data kependudukan ke KPU RI yang kemudian akan diteruskan ke KPU Kabupaten/Kota. Nah, data dari pusat itulah yang valid karena sudah melalui pemutakhiran dan sinkronisasi.”
Hadir pada acara tersebut selain Komisioner KPU Kotamobagu lain; Nova Tamon (Ketua), Asep Sabar, Iwan Manoppo dan Frans Manoppo (Sekretaris), ada Musly Mokoginta, Ketua Panwaslu Kota Kotamobagu. Rencananya Sabtu (16/12/17) KPU Kota Kotamobagu akan mengundang stakeholder dan tokoh masyarakat serta para camat guna meminta masukan terkait dapil. (**)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …