Manfaat DPS Online

SURABAYA – Berbeda dengan penyelenggaraan pemilu dan pemilukada tahun sebelum-sebelumnya, pada gelaran tahun ini sosialisasi data pemilih dilakukan secara online.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua KPU RI, Husni Kamil Manik, saat membuka acara Raker Penggunaan Basis Data Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada Serentak di Hotel Sangrila, Surabaya, 16-18 September 2015.

Dihadapan ribuan operator data pemilih (ODP) dan komisioner yang membidangi data pemilih KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, Husni menegaskan soal pentingnya pemutakhiran data pemilih dalam rangka penyelenggaraan Pilkada Serentak yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia ini.

“Apalagi sekarang jaman teknologi, karenanya penggunaan basis data dengan menggunakan sarana teknologi juga harus segera diterapkan,” kata Husni didampingi para komisioner KPU RI; Hadar N Gumay dan Ferry Rizkyansyah.

Raker itu sendiri sebenarnya lebih banyak difokuskan pada evaluasi penyusunan data pemilih hingga ditetapkannya daftar pemilih sementara (DPS) awal September kemarin. “Kedepan kita akan memasuki tahapan daftar pemilih tetap (DPT), karena itu semua pihak tidak menginginkan apa yang terjadi saat penyusunan DPS, terutama yang bermasalah, terjadi lagi,” kata Asep Sabar, komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi data informasi, Kamis (17/09/15).

Masih kata Asep, dalam forum itu juga dilakukan evaluasi terhadap para ODP. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang menyampaikan uneg-unegnya kepada tim IT KPU RI, terutama soal input dan snapshoot data saat pemutakhiran dan penyusunan DPS. “Ini penting agar ke depan tidak ada lagi yang tidak beres,” tambah Yusril Kobandaha, ODP KPU Kotamobagu. (**)

Leave a Reply