Lagi, Pemilih Kotamobagu Menyusut

KOTAMOBAGU – Pemilih Kotamobagu dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang terus dicermati oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu, untuk kesekian kalinya mengalami penyusutan.

Hal ini disampaikan saat rapat koordinasi antara KPU dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), partai politik (parpol) peserta Pemilu 2014, Pemerintah Kota Kotamobagu dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Sabtu (18/01/14).

Yang pasti, kata Asep Sabar, Ketua Divisi Data Informasi, Humas, Kampanye dan Hubungan antar Lembaga KPU Kotamobagu, terjadi pengurangan sebanyak 104 orang yang diakibatkan oleh meninggal sebanyak 61 orang, pemilih ganda 5 orang dan pindah domisili sebanyak 38 orang. “Sehingga total pemilih Kotamobagu dari pleno akhir November sebanyak 90.557 menjadi 90.453 dengan rincian 44.806 pemilih laki-laki dan 44.647 pemilih perempuan.”

Terkait dengan DPT, lanjut Asep, KPU masih akan terus melakukan pencermatan dan perbaikan, terutama nomor induk kepegawaian (NIK) yang masih invalid hingga dua pekan menjelang pencoblosan, yakni 27 Februari 2014. “Untuk NIK invalid yang tercatat di KPU sebanyak 1.648, sementara yang diperbaiki selama selang waktu sebulan kemarin hanya 16 pemilih. Berarti masih ada sisa yang harus segera dituntaskan yakni sebanyak 1.632 pemilih,” tegas Asep di ruang kerjanya Selasa (21/01/14).

Asep menambahkan, sebagaimana instruksi KPU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) KPU Kotamobagu diminta secepatnya melakukan pertemuan dengan pihak Pemerintah Kota Kotamobagu membahas masalah DPT. “Ini penting karena selama ini yang menjadi pemicu tidak maksimalnya perbaikan DPT di Kotamobagu adalah tidak seriusnya pemerintah kota dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil),” tegas Asep. (**)