Home / Berita / KPU Warning PPS dan PPK

KPU Warning PPS dan PPK

KOTAMOBAGU – Banyaknya tudingan tidak netral dalam proses verifikasi faktual (verfak) bakal pasangan calon perseorangan Pilkada Serentak Kota Kotamobagu, mendapat tanggapan serius lima personil KPU Kota Kotamobagu.
Menurut mereka; Nova Tamon, Asep Sabar, Aditya Tegala, Iwan Manoppo dan Amir Halatan, sejak awal pihaknya sudah me-warning PPS, termasuk PPK, untuk kerja profesional, netral, dan tidak terjebak pada hal-hal yang bukan menjadi tugasnya.
“Resiko yang akan dihadapi bila mereka tidak memperhatikan apa yang disampaikan oleh KPU Kota Kotamobagu, adalah proses hukum. PPS bisa dituntut kalau melakukan kesalahan.”
Jika ditemukan tidak netral, ancam mereka, konsekuensinya bisa sampai dipecat dan diberhentikan tidak hormat. “Sikap netral bahkan sudah ditekankan diawal masa rekrutmen PPK maupun PPS. Dimana pada syarat pendaftaran rekrutmen ada blangko yang menyatakan bahwa anggota PPK dan PPS akan netral. Karena itu, jika ditemukan ada yang tidak netral, langsung laporkan pada KPU Kota Kotamobagu, kami akan tindak tegas,” tegas Nova, diiyakan lainnya, Senin (18/12/17).
Meski demikian KPU Kota Kotamobagu tidak menampik maraknya tudingan miring yang diarahkan kepada Lembaga penyelenggara pemilihan ini. Untuk itu, KPU Kota Kotamobagu akan tetap menelusuri bila memang ada laporan maupun persoalan yang terjadi di lapangan, dengan selalu berkoordinasi, baik dengan tim penghubung bakal pasangan calon maupun panitia pengawas.
“Kami meminta semua pihak untuk sama-sama mengawasi kerja PPS di lapangan. Kalau memang ada bukti mereka tidak netral, silakan laporkan ke kami. Siapa saja dipersilakan untuk mengawasi PPS. Hanya saja disampaikan langsung ke KPU Kota Kotamobagu disertai bukti-bukti, bukan dengan memposting di media sosial,” pungkas Nova. (**)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …