Home / Berita / KPU: PPK-PPS Bantu Capil Sosialisasi e-KTP

KPU: PPK-PPS Bantu Capil Sosialisasi e-KTP

KOTAMOBAGU – Masih banyaknya wajib pilih namun belum memiliki e-KTP mendapat tanggapan serius KPU Kota Kotamobagu.
“Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Capil) Kota Kotamobagu mencatat ada ribuan warga wajib pilih yang tak punya e-KTP. Ini angka yang tidak sedikit,” kata Asep Sabar, Komisioner KPU Kota Kotamobagu yang membidangi perencanaan dan data di kantornya, Selasa (21/11/17).
Kalau angka tersebut tidak diantisipasi hingga hari H pemungutan suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Kotamobagu tanggal 27 Juni 2018 mendatang, menurut Asep, sangat disayangkan.
“Pemilihan nanti berbasis e-KTP atau surat keterangan Capil. Karena itu kami minta PPK dan PPS untuk terus mengawal dan memabntu wajib pilih yang dilaporkan belum memiliki atau melakukan perekaman e-KTP.”
Asep mengungkapkan bahwa saat bimtek PPS dan PPK pekan kemarin, persoalan wajib pilih maupun data pemilih belum bisa dianggap aman, mengingat masih banyaknya wajib pilih yang belum melakukan perekaman.
“Ini patut disayangkan. Padahal Capil Kota Kotamobagu begitu intens turun ke sekolah-sekolah maupun desa/kelurahan untuk melakukan perekaman, tapi tetap saja masih ada yang belum melakukan perekaman.”
Untuk itu, Asep meminta PPK dan PPS sebisa mungkin memberikan bantuan kepada mereka yang merasa kesulitan melakukan perekaman dan langsung melaporkan ke Capil sambil berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun kelurahan. Caranya, misalnya dengan mengumpulkan para wajib pilih yang belum memiliki e-KTP di suatu tempat, kemudian mengundang Capil untuk datang dan melakukan perekaman di tempat tersebut. Bisa saja di sesretariat PPS, PPK atau balai desa.
“Jadi tugas utama PPK maupun PPS adalah terus berkordinasi dengan pemerintah desa/kelurahan untuk gencar melakukan sosialisasi pentingnya kepemilikan e-KTP sebagai salah satu syarat agar pemilih bisa menyalurkan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).”
Untuk itu, Asep berharap Sangadi/Lurah maupun Camat dapat memfasilitasi kebutuhan PPS dan PPK selama tahapan berlangsung. Selain menyiapkan sekretariat dan sarana pendukung lainnya, dalam waktu dekat juga akan dilakukan perekrutan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) serta petugas keamanan Hansip Linmas yang ditugaskan di TPS.
“Kami meminta masukan dari pemerintah desa/kelurahan serta kecamatan.”
Berdasarkan pengalaman di pemilihan-pemilihan sebelumnya, sarana pendukung kesekretariatan PPS dan PPK sejauh ini tidak ada masalah dan selalu disiapkan oleh pemerintah desa/kelurahan maupun kecamatan. (**)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …