Home / Berita / KPU Permudah Warga Memilih

KPU Permudah Warga Memilih

KOTAMOBAGU – H minus 11 pemungutan suara pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres), membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus mengingatkan warga pemilih.

“Meskipun tidak terdaftar warga yang sudah memiliki hak pilih tetap bisa memilih. Dengan catatan harus didaftarkan di kelurahan/desa asal dengan menyerahkan KTP atau Kartu Keluarga (KK). Nantinya akan masuk ke dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK),” tegas Nayodo Koerniawan, Ketua KPU Kotamobagu di ruang kerjanya, Jumat (27/06/14).

Untuk masuk ke dalam DPK, lanjut Nayodo, KPU memberikan waktu kepada calon pemilih untuk mendaftarkan diri hingga tujuh hari sebelum hari H atau tanggal 1 Juli 2014. “Untuk pemilih yang baru berusia 17 pada hari H juga diberikan kelonggaran bisa menggunakan hak pilih dengan cara menunjukkan kartu identitas lain. Prinsipnya tidak boleh ada warga Negara yang tidak diberikan kesempatan memilih.”

Terkait data, menurut Asep Sabar, komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi data, pihaknya bersama operator serta PPS dan PPK saat ini sedang menindaklanjuti rekomendasi panwaslu terkait pemilih yang sudah meninggal atau pindah domisili. “Semuanya sudah dikoordinasikan langsung ke PPS di desa/kelurahan,” kata Asep.

Asep berharap masyarakat untuk proaktif mengecek namanya di kelurahan atau desa. “Jika belum terdaftar atau tidak ada namanya langsung dikonfirmasi ke PPS atau KPU Kotamobagu. Nantinya bisa masuk dalam DPK, batsanya hingga 30 Juni 2014,” jelasnya.

Demikian halnya bagi masyarakat yang sudah terdaftar dalam DPT namun tak bisa memilih di daerah asal, hal tersebut segera dilaporkan kepada jajaran KPU. “Mereka harus meminta Model A-5 PPWP (Surat Pemberitahuan Daftar Pemilih Tambahan/DPTb) pada PPS di desa/kelurahan asal dan melapor kepada KPPS tujuan tempat pemilih akan memberikan suaranyat paling lambat tiga hari sebelum hari H atau tanggal 5 Juli 2014,” jelas Asep.

Sedangkan bagi pemilih yang akan memberikan suara di TPS lain, tapi kesulitan mendapatkan Model A-5 PPWP dari PPS di Desa/Kelurahan asal, masih kata Asep, yang bersangkutan dapat meminta Model A-5 PPWP dari KPU Kabupaten/Kota tujuan selambatnya sepuluh hari sebelum hari H atau tanggal 28 Juni 2014.

“Jika hal ini juga tidak bisa dilakukanm, maka pemilih cukup menunjukkan KTP atau identitas lain pada hari H, mereka akan mencoblos pada jam yang akan diatur oleh petugas TPS,” pungkas Asep. (**)

About Admin Website

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …

Leave a Reply