KPU-Pemkot ‘Keroyok’ DPT

KOTAMOBAGU – Masih bermasalahnya daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014, mengharuskan Pemerintah Kotamobagu dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) berkoordinasi secara intensif.

“Kita semua tidak berharap pemilu nanti berakhir sengketa hanya gara-gara DPT bermasalah,” tegas Nayodo Koerniawan, Ketua KPU Kotamobagu saat rapat koordinasi (rakor) Pemkot-KPU di media center KPU Kotamobagu, Jumat (24/01/14) sore.

Nayodo menambahkan fokus yang harus diselesaikan adalah nomor induk kependudukan (NIK) dan pemilih lainnya yang berpotensi bermasalah, seperti sudah meninggal, pindah domisili dan ganda. “Semua daerah menghadapi persoalan seperti ini, karena itu Kotamobagu harus memberikan yang terbaik dan jadi pelopor,” tambah Nayodo.

Dia mengingatkan bahwa persoalan yang dihadapi KPU, terutama terkait DPT, tak hanya menjadi pekerjaan rumah KPU, tapi juga pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) yang memiliki kewenangan dengan persoalan NIK dan data kependudukan.

“Karena itu KPU mengambil inisiatif melakukan koordinasi dan kita akan turun lapangan secara bersama-sama. Kami sudah memerintahkan PPS dan PPK untuk menyisir daerah mereka masing-masing dalam rangka perbaikan DPT.”

Sementara itu, Pemerintah Kota Kotamobagu yang diwakili Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil, Reply Mokoginta, menegaskan bahwa pihaknya juga sudah memerintahkan bagian data dan kependudukan untuk terus mencermati data penduduk Kotamobagu sambil berkoordinasi dengan KPU Kotamobagu.

“Saya berharap Sabtu atau Minggu besok semuanya sudah rampung dan segera dimasukkan datanya ke Dinas Dukcapi. Karena pada hari Senin kami akan menyerahkan secara langsung kepada KPU Kotamobagu,” ujar Mokoginta.

Tak hanya itu, Mokoginta bahkan memberikan jaminan staf Disdukcapil tetap masuk kantor pada Sabtu dan Minggu besok. “Karena ini mendesak, maka harus secepatnya dikerjakan oleh para kepala desa dan lurah sambil berkoordinasi dengan camat,” ujar Mokoginta.

Alhasil, para kepala desa dan lurah berkomitmen akan menuntaskan data invalid sebagaimana DPT untuk dituntaskan hingga dengan hari Minggu (27/01/14). “Usahakan tetap berkoordinasi dengan PPS dan PPK yang juga melakukan pendataan ulang,” tambah Asep Sabar yang juga Ketua Divisi Data Informasi, Humas, Kampanye dan Hubungan antar Lembaga KPU Kotamobagu.

Hadir pada acara itu selain empat komisioner KPU Kotamobagu, Iwan Manoppo, Nova Tamon, Aditya Tegela, dan Asep Sabar, antara lain para lurah, kepala desa serta camat se-Kotamobagu, sebagian panitia pemungutan suara (PPS) dan panitia pemilihan kecamatan (PPK). (**)