KPU–Panwaslu Akan Gelar Rakor Bersama

KOTAMOBAGU— Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kotamobagu (KK) kompak mengkritik calon incumbent yang menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan politik. Karena itu, kedua lembaga ini segera duduk satu meja untuk menyikapi masalah tersebut.

Ketua KPU Nayodo Koeniawan mengatakan, perlu adanya rapat koordinasi dua lembaga ini, apalagi tahapan terus berjalan, sehingga dibutuhkan kolaborasi. “Rakor ini tujuannya untuk persamaan persepsi. KPU dengan perencanaan penyelenggaranya, sementara Panwaslu dengan pengawasannya,” terang Nayodo komisoner KPU lainnya Amir Halatan.

Kata sepakat disampaikan dua komisioner Panwaslu, Irianto Agus Paputungan dan Ivan Tandaju. Menurut keduanya, rakor yang akan diselenggarakan pekan ini akan membicarakan hal-hal teknis dua lembaga. Panwaslu katanya, akan mempertajam porsi pengawasannya terhadap kandidat berdasarkan tahapan yang ditetapkan KPU. “Rakor ini penting. Kita inginkan Pilwako KK berjalan dengan baik,” kata Irianto diaminkan Tandaju.

Pelanggaran apa yang mereka nilai selama ini terjadi. Keduanya kompak menyebut penggunaan penggunaan fasilitas negara dari calon incumbent. “Contoh rumah dinas sering digunakan untuk mengumpul massa. Itu tidak bisa, karena kepentingan politik,” tandas Nayodo diaminkan Irianto.(*)

Leave a Reply