Home / Berita / KPU: Menghitung Hari

KPU: Menghitung Hari

KOTAMOBAGU – Perkembangan politik yang terjadi di Jakarta terkait UU Pilkada sempat membuat ‘shock’ beberapa lembaga, termasuk KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara Pemilu. “Inilah resiko dari sebuah transisi demokrasi, kita harus terima semua itu,” tegas Nayodo Koerniawan, Ketua KPU Kotamobagu didampingi empat komisioner lainnya; Asep Sabar, Nova Tamon, Aditya Tegela dan Iwan Manoppo, saat dimintai komentarnya oleh wartawan, di ruang kerjanya, Selasa (30/09/14).

KPU Kotamobagu, kata mereka, tidak bisa berkomentar lebih selain menunggu perkembangan yang terjadi. “Kami juga tidak bisa berspekulasi atau berandai-andai kalau KPU atau lembaga penyelenggara pemilu akan dibubarkan sebagai dampak ditetapkannya UU Pilkada oleh DPR RI beberapa hari lalu.”

Nayodo menambahkan, untuk membubarkan penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan bawaslu, tidak semudah yang dibayangkan, karena kita diikat oleh UU Pemilu dan UU Penyelenggara Pemilu, dan kalau memang dibubarkan, maka harus ubah dulu kedua UU tersebut.

“Hanya saja, yang disayangkan kalau KPU terpaksa dibubarkan, praktis kita tidak sempat menyelenggarakan pemilihan walikota 2018 mendatang, padahal momen itulah yang menjadi tugas utama KPU di daerah. Tanggal 13 Oktober 2014 nanti kita baru genap setahun.”

Namun demikian, lanjut Nayodo, sebagai warga negara yang baik pihaknya harus siap dengan apa pun yang akan terjadi. “Kami tetap pada posisi menunggu kabar dari pusat dalam hal ini KPU RI sebagai komando tertinggi KPU di daerah.”

Pada kesempatan itu, Asep Sabar, komisioner yang membidangi data informasi, menambahkan bahwa saat ini KPU Kotamobagu tengah merampungkan laporan akhir tahapan Pemilu 2014.

“Data tersebut nantinya akan dibawa langsung ke Jakarta dan diserahkan ke divisi masing-masing di KPU RI dan KPU Provinsi Sulawesi Utara. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama akan rampung,” punkas Asep. (**)

About Admin Website

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …

Leave a Reply