KPU KK Ujicoba Metode Baru Pileg

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU-KPU Kotamobagu melakukan ujicoba perhitungan suara pemilu legislatif dengan menggunakan metode divisor Sainte Lague.
Jika ini metode ini diterapkan pada pemilu legisltaif berdasarkan data pada pemilu 2014, maka bisa dipastikan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Hanura tak dapat meloloskan wakilnya ke DPRD Kotamobagu.
“Jadi kondisi itu didapati berdasarkan uji coba KPU Kotamobagu menggunakan Konversi suara menjadi kursi menggunakan metode divisor Sainte Lague, yang mengambil contoh atau sampel pada hasil pelaksanaan Pileg tahun 2014 lalu,” urai Nayodo Koerniawan ketua KPU kepada Tribun Manado disela melakukan uji coba di kantor KPU Kotamobagu, Senin kemarin.
Dijelaskannya penggunaan Konversi suara menjadi kursi menggunakan metode divisor Sainte Lague akan berlaku pada pelaksanaan pemilihan legislatif tahun 2019 nanti. Dimana melalui sistem ini secara otomatis akan diketahui berapa torehan kursi yang akan diperoleh parpol.
“Jadi jika sistem itu dipakai waktu Pileg 2014 lalu dua partai itu PKS dan Hanura tidak mendapat kursi di DPRD,” tambahnya. Dia menjelaskan hasil itu setelah melalui perhitungkan bilangan pembagi partai peraih suara sah terbanyak, dibahagi dengan motede divisor Sainte Lague mulai dari 1,3,5,7 dan seterusnya.
“Melihat adanya sistem itu, menjadi warning dan motivasi bagi para calon atau figur yang akan kembali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di tahun 2019 nanti,” harapnya.
Selain itu sistem ini untuk menggenjot vooter berpartisipasi dalam Pileg nanti tahun 2019, juga rekrutmen caleg agar bisa meraut suara lebih banyak lagi.
Terpisah Yusril Kobandaha operator IT KPU Kotamobagu yang mengoperasikan sistem divisor Sainte Lague mengaku baru menerima kirim sistem itu dari KPU pusat dan dilangsung di uji coba KPU Kotamobagu.
Adapun hasil Penghitungan Perolehan Kursi Partai Politik dalam Pemilihan umum anggota Dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten/kota tahun 2014 daerah pemilihan Kotamobagu 1 meliputi Kecamatan Kotamobagu Utara dan Timur ada 10 kursi di DPRD.
Meliputi PKB, PDI Perjuangan, Gerindra dan Hanura masing-masing satu kursi. Golkar dua kursi dan PAN tiga kursi. “Nah jika dalam Pileg 2014 sudah pakai sistem divisor Sainte Lague satu kursi milik Hanura hilang dan PAN dari tiga kursi menjadi empat,” jelas Yusril.
Sedangkan untuk perolehan kursi dari Dapil Kotamobagu 2 meliputi Kecamatan Kotamobagu Selatan ada enam kursi meliputi PKB, PKS, PDI P, Golkar, Demokrat dan PAN masing-masing satu kursi. Jika pakai sistem itu partai berlambang matahari terbit PAN dari satu kursi naik jadi dua kursi, yang tak dapat kursi adalah PKS berdasarkan hitungan divisor Sainte Lague.
Sedangkan untuk dapil 3 meliputi Kecamatan Kotamobagu Barat ada sembilan kursi, PKS, PDIP, Gerindra, Demokrat dan Hanura masing-masing satu kursi, Golkar dan PAN dua kursi. “Komposisi ini tak berubah,” tandasnya.(crz)

Sumber www.tribunnews.com