KPU KK Urun Rembug Bahas Talaud

KOTAMOBAGU – Menjelang hari pemungutan suara pemilukada Kabupaten Kepulauan Talaud, 9 Desember mendatang, membuat sibuk berbagai kalangan.Pelaksanaan pemilihan bupati yang diambil alih penyelenggaraannya oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara (KPU Sulut) itu melibatkan beberapa komisioner dari kabupaten/kota, termasuk dari KPU Kotamobagu. Kamis (21/11) kemarin Ketua KPU Kotamobagu Nayodo Koerniawan dan sekretaris Agung Adati kembali bertolak ke Manado untuk membahas kesiapan pelaksanaan tahapan kampanye pilkada bupati yang diikuti oleh tiga pasangan calon.

“Saya belum dapat konfirmasi langsung, apakah akan langsung ke Talaud, atau hanya di Manado saja,” kata Nayodo diiyakan Agung di kantor KPU Kotamobagu, beberapa saat sebelum bertolak ke Manado pagi kemarin.

Informasi yang diperoleh dari KPU Sulut, kata keduanya, KPU Kotamobagu sejak awal memang diminta bantuannya untuk bersama-sama mengelola pemilukada Talaud. “Kami sedang mempersiapkan tahapan kampanye, mengingat Talaud terdiri dari beberapa pulau, maka mekanisme pembagian kampanye harus disesuaikan dengan lokasi,” tegas Nayodo.

Sebagaimana diketahui, KPU Sulut sudah menyatakan kesiapannya melaksanakan amanat Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk mengambil alih pelaksanaan tahapan pemilukada Talaud tahun 2013. “Keputusan DKPP ini disikapi setelah ada putusan DKPP terhadap gugatan bakal calon bupati dan wabup Talaud yang tidak diloloskan, yakni Eben Haiser Sasea (Pengadu I), Noldi Tuwoliu (Pengadu II), dan Alex Riung (Pengadu III).

Dalam putusannya, DKPP menilai para Teradu I, Teradu II, dan Teradu IV terbukti melanggar kode etik penyelenggara pemilu, karena dianggap tidak cermat, tidak profesional dan terindikasi berpihak. Sedangkan Teradu III dinilai tidak melanggar kode etik karena mengambil sikap berbeda dengan para teradu lainnya.

Atas putusan tersebut, DKPP memerintahkan KPU Sulut untuk mengambil alih tanggung jawab dalam melanjutkan proses pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Talaud dengan senantiasa berkonsultasi kepada KPU RI. (**)

Leave a Reply