KPU Itu Kolektif

KOTAMOBAGU – Menurut pakar hukum yang juga staf pengajar Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Dr Toar Palilingan, SH MH, KPU itu sifatnya kolektif. “Bukan hanya komisionernya saja tetapi juga staf sekretariat.”

Jadi, kata mantan Ketua Bawaslu Sulut, kalau staf bawah melakukan kesalahan atau bermain dengan salah satu peserta pemilu, maka akan merusak semua sistem yang ada. “Resiko ini yang harus diterima komisioner,” tegas Toar pada hari pertama Bimtek bagi staf KPU Kotamobagu di Swiss-Belt Hotel Manado, Senin (03/03/14).

Pada pemilu kali ini, lanjut Toar, banyak perbedaan dengan pemilu sebelumnya. “Apalagi sekarang ada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang berkewenangan mengadili komisioner yang terbukti melakukan pelanggaran kode etik. Disisi lain, masyarakat diberikan kebebasan melaporkan apa saja yang terjadi selama penyelenggaraan pemilu ke DKPP atau Mahkamah Konstitusi (MK),” tegas Toar.

Bahkan Toar mengingatkan beberapa hal penting kepada staf sekretariat KPU Kotamobagu, yakni perlunya kebersamaan di semua struktur, termasuk dengan komisioner. Berikut soliditas komisioner dengan staf atau staf dengan staf. Yang lain adalah keterbukaan serta transparansi program hingga ke tingkat PPS dan PPK.

“Kita jangan terjebak dengan iming-iming dan permainan kotor oknum peserta pemilu. Para staf juga diminta jangan memanfaatkan posisinya tapi terus melakukan pekerjaan sesuai aturan dan regulasi yang ada.” (**)

Leave a Reply