KPU Gelar Bimtek untuk PPK

KOTAMOBAGU– 20 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kotamobagu mendapat Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang rekapitulasi penghitungan suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu, Rabu (22/5).

Para peserta Bimtek tak hanya dibekali teori, tapi juga mereka harus memecahkan contoh kasus pada saat penghitungan. “Satu di antara materi bimtek yang diberikan adalah bagaimana mengisi Formulir C1 KWK-KPU. Formulir ini sebenaranya diisi oleh petugas KPPS (Kelompok Panitia Pemungutan Suara) di setiap TPS (Tempat Pemungutan Suara), namun anggota PPK harus memahami juga teknisnya,” terang Komisioner KPU Kotamobagu Amir Halatan SSos.

Menurut Amir, Bimtek ini bertujuan menyiapkan para PPK agar bisa menjelaskan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan KPPS. Sebab itu, PPK juga dibekali teknis pelaksanaan dan  gambaran kerja dari PPS dan KPPS tersebut. “Rekapitulasi tersebut berjenjang dari TPS hingga ke KPU. Sehingga itu PPK harus paham betul mengenai ini agar kesalahan dari bawah dapat diminimalisir,” jelas Amir.

Pada Bimtek tersebut, sejumlah PPK tampak masih belum terbiasa dengan pengisian Formulir Model C KWK-KPU. Formulir Model C1 ini berisi data pemilih, pengguna hak pilih, penerimaan, penggunaan surat suara, klasifikasi surat suara yang terpakai, surat suara sah dan tidak sah. Beberapa anggota PPK masih ada yang salah memasukkan angka pada tabel-tabel, sehingga mereka masih bisa saling koreksi untuk lebih memantapkan pengisian formulir tersebut.

Ketua PPK Kecamatan Kotamobagu Timur, Yokman Muhaling SE mengakui masih sedikit bingung dengan cara pengisian formulir C1 ini. “Dengan adanya simulasi seperti ini, anggota PPK bisa lebih terbiasa untuk memecahkan kasus jika terjadi nanti,” ujar Yokman.

Tiga komisioner KPU Kotamobagu, Nayodo Kurniawan, Amir Halatan dan Nova Tamon menjadi instruktur pada Bimtek tersebut. Tampak juga Komisioner KPU Provinsi Sulut Karyanto Martham memberikan pelatihan kepada peserta Bimtek.(*)

Leave a Reply