KPU Evaluasi Kinerja Staf

KOTAMOBAGU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu benar-benar melakukan evaluasi kinerja atas pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2014.

Bahkan, tidak hanya penyelenggara ditingkat bawah seperti panitia pemungutan suara (PPS), panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan kelompok panitia pemungutan suara (KPPS) yang dievaluasi, tapi juga staf sekretariat KPU Kotamobagu.

“Mereka-mereka yang terindikasi tidak disiplin dan tidak memperlihatkan kinerja yang bagus selama di KPU akan segera dievaluasi. Bahkan kalau perlu mereka yang dipinjam dari pemerintah daerah akan dikembalikan,” tegas Nayodo Koerniawan, Ketua KPU Kotamobagu saat memimpin rapat khusus, Minggu (22/06/14) malam di kantor KPU Kotamobagu.

Untuk penyelenggara, lanjut Nayodo, KPU sudah melakukan penyegaran dan mengganti mereka-mereka yang terbukti tidak netral saat menyelenggarakan pemungutan suara pada pemilu legislatif (pileg) lalu. “Keputusan yang kami ambil bukan karena like and dislike atau kepentingan lain, semuanya sudah diatur oleh KPU RI. Tujuannya adalah agar penyelenggaraan pemilu bisa berjalan sesuai harapan dan bermartabat.”

Ketika ditanya siapa-siapa saja aparat pemerintah daerah yang akan dipulangkan, Aditya Tegela, komisioner KPU Kotamobagu yang membidangi teknis penyelenggara, hukum dan pengawasan, enggan berkomentar banyak.

“Yang pasti kami sudah bersepakat untuk memulangkan mereka yang berkinerja buruk. Daripada memberikan beban kepada KPU dan berdampak buruk pada kualitas pemilu, lebih baik dikembalikan ke induknya,” ujar Aditya yang baru saja melepas masa lajangnya saat dijumpai di kantor KPU Kotamobagu, Senin (23/06/14).

Aditya menambahkan, bisa saja mereka yang terindikasi berkinerja buruk di KPU Kotamobagu sudah tidak konsentrasi lagi kerja di KPU lantaran banyak hal.

“Karena itu KPU memberikan kesempatan kepada mereka untuk mencari satuan kerja baru, siapa tahu ditempatnya yang baru mereka bisa lebih baik kerjanya.” (**)

Leave a Reply