Home / Berita / Sipol, Operator Parpol Diundang Lagi

Sipol, Operator Parpol Diundang Lagi

KOTAMOBAGU – Salah satu syarat penting yang harus dipenuhi partai politik (parpol) calon peserta pemilu 2019 adalah melampirkan bukti dokumen kepengurusan dan keanggotaan parpol minimal 122 anggota, dan dilampirkan dengan kartu tanda anggota serta kartu tanda penduduk (KTA/KTP).
Jumlah tersebut, kata Aditya Tegela, Ketua Divisi Hukum dan Teknis KPU Kota Kotamobagu, adalah hasil hitungan 1/1000 dari jumlah penduduk terakhir Kota Kotamobagu. “Penduduk Kota Kotamobagu sekarang berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil terbaru sebanyak 122 ribu, maka 1/1000-nya adalah 122 orang,” kata Aditya, Kamis (5/10/17).
Dengan acuan seribu atau 1/1000 dari jumlah penduduk, sudah pasti syarat jumlah keanggotan parpol calon peserta pemilu di Kota Kotamobagu berbeda-beda dengan kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Utara. “Semakin sedikit jumlah penduduk, maka semakin kecil minimal keanggotaan yang harus dimasukkan parpol ke KPU kabupaten/kota,” jelas Aditya.
Sebagaimana diketahui, payung hukum persyaratan tersebut tertuang dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan petunjuk teknisnya yaitu Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2017 tentang pendaftaran, verifikasi dan penetapan Parpol peserta pemilu.
Hanya saja problem yang terjadi di lapangan ternyata tidak sedikit pengurus parpol maupun operator sipol belum memahami prosedur pendaftaran tersebut, sehingga KPU Kota Kotamobagu berinisiatif mengundang para operator untuk melakukan pendalaman Sipol di kantor KPU Kota Kotamobagu hari ini.
“Pendalaman dan pemahaman Sipol ini dimaksud untuk membantu partai-partai politik yang belum paham secara detail bagaimana tahapan pendaftaran di Sipol kali ini. Ini bisa dimaklumi, karena memang pendaftaran parpol sekarang berbeda dengan pemilu sebelumnya,” tambah Aditya.
Aditya benar, buktinya tidak sedikit pengurus maupun operator yang datang ke KPU Kota Kotamobagu selalu menanyakan bagaimana prosedur pendaftaran tersebut. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang meminta dan menanyakan bagaimana cara mengisi format serta meminta formulir isian ke KPU Kota Kotamobagu.
“Kami KPU, tidak punya format maupun formulir. Semuanya ada di Sipol dan itu dilakukan sepenuhnya oleh parpol masing-masing. Kami hanya menerima salinannya saja disertai KTA dan KTP sesuai persyaratan tadi, yakni sebanyak 122 anggota,” kata Nasir Malah, operator Sipol KPU Kota Kotamobagu.
Sementara itu, hingga hari ketiga Kamis siang ini belum ada satupun partai politik yang datang mendaftar atau memasukkan dokumen keanggotaan/kepengurusannya ke KPU Kota Kotamobagu.
“Kami berharap agar Parpol tidak serentak melakukan pendaftaran menjelang batas akhir pemasukan, agar waktu untuk perbaikan masih bisa dilakukan dan tidak dikejar deadline dan buru-buru,” pungkas Asep Sabar, komisioner yang membidangi perencanaan dan data KPU Kota Kotamobagu. (**)

About Admin KPU KK

Check Also

GCS Kota Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Gerakan Coklit Serentak (GCS) sebagai bagian dari tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) …