KPU Belum Temukan Surat Suara Rusak

KOTAMOBAGU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kotamobagu terus melakukan pelipatan 89.007 surat suara untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu yang digelar 24 Juni mendatang.
Pantauan di kantor KPU Kotamobagu kemarin, sejumlah staf dan warga yang dibayar khusus untuk melipat surat suara ini masih terus bekerja. “Pelipatan akan selesai hari ini juga (kemarin,red). Kemungkinan malam hari, sudah selesai,” ujar komisioner KPU Kotamobagu Nova Tamon ditemui di ruang kerjanya, Selasa (18/06).

Ditanya berapa jumlah surat suara yang rusak, Nova mengatakan hingga saat ini belum menemukan. “Yang rusak belum ada. Namun ada beberapa surat suara yang pada bagian belakangnya tidak dicetak petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Jadi surat suara itu disendirikan,” jelas Nova.

Menurut Nova, setelah selesai pelipatan surat suara, semua akan dihitung dan disortir lagi. “Ini untuk memastikan berapa surat suara yang tidak bisa dipakai. Malam nanti akan diketahui berapa jumlah yang rusak,” tandas Nova.

Sejumlah petugas yang melakukan pelipatan surat suara ketika diwawancarai mengaku belum menemukan adanya surat suara yang rusak. “Belum ada. Kalau ditemui ada yang rusak, itu langsung kami sendirikan,” aku salah satu petugas. Tampak juga sejumlah petugas kepolisian melakukan pengawasan di KPU setempat.

“Agar tidak ada surat suara yang terbawa atau diambil orang diluar petugas pelipat, pihak keamanan melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara ketat. Sebelum melakukan pekerjaan, para pelipat surat suara diperiksa,” tambah Nova.

Nova juga mengatakan, mereka yang melakukan pelipatan surat suara juga telah diberikan arahan dan bimbingan mengenai cara melipat yang benar. “Dengan demikian kesalahan dalam melakukan pelipatan surat bisa dihindari,” pungkasanya.

Sementara itu, rencanannya pengiriman logistik ke seluruh TPS yang ada di Kota Kotamobagu ini akan dilakukan dalam waktu dekat Juni.

“Surat suara dan sejumlah logistik lainnya akan didistribusikan ke semua TPS di kelurahan/desa. Itu akan dikawal ketat oleh petugas kepolisian dan sampai di lokasi, surat suara serta logistik akan dijaga petugas,” tambah sekretaris KPU Agung Adati ditemui terpisah.(*)

Leave a Reply