KK Jadi Perhatian Bawaslu

KOTAMOBAGU – “Kalau tidak ada Kotamobagu tidak ramai.” Entah apa maksud yang tersirat dari pernyataan salah satu personil Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, Johnny Suak, menanggapi hasil rekapitulasi DPS Kotamobagu, Kamis (03/09/15).

Menurut Suak, dari data yang masuk ke pihaknya, jumlah pemilih yang tidak memenuhi syarat di Kota Kotamobagu berjumlah 14.263 dari DP4 yang disampaikan KPU RI sebanyak 101.359.

“Yang menarik lagi dan terjadi di Kotamobagu adalah menurunnya jumlah pemilih hasil coklit dari 101.359 menjadi 87.262. Angka ini juga jauh dari DPT Pilpres sebanyak 89.359 atau berkurang sekitar 2.127 pemilih.”

“Kotamobagu menjadi perhatian karena  daerah ini tidak melaksanakan Pilkada. Apakah penurunan karena penduduknya pindah ke kabupaten/kota lain yang melaksanakan Pilkada atau karena alasan lain? Ini yang akan dikaji,” jelas Suak

Namun demikian Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, lanjut Suak, tidak mempersoalkan penurunan angka tersebut, dia hanya memberi catatan saja. Karena memang pengelolaan daftar pemilih masih terus berlanjut, setelah DPS akan diperbaiki menjadi DPS hasil perbaikan, sebelum nantinya ditetapkan menjadi Daftar Pemilih tetap (DPT).

“Kami dari Bawaslu berharap tidak ada penggelembungan pemilih di Pilgub Sulut 2015 mendatang, sebagaimana dugaan kami saat Pileg 2014 lalu. Dan, DPS Pilgub yang ada sekarang diminta untuk terus diperbaiki,” tegas Suak.

Ketua KPU Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, bersama Ketua Datin KPU Kotamobagu, Asep Sabar, dan dua operator sidalih Yusril Kobandaha serta Nasir Malah, yang mengikuti acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPS Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka Pilgub Sulut 2015 memahami apa yang disampaikan Bawaslu Provinsi Sulut tersebut.

“Sebenarnya DPS Kotamobagu ada sedikit selisih di portal. Selisih tersebut berasal dari pemilih tambahan serta rekomendasi yang disampaikan Panwas, dan belum simasukkan ke portal, mengingat data yang dimasukkan ke KPU nama pemilihnya tidak lengkap, seperti NIK dan NKK yang tidak ada.”

Untuk itu, tambah Asep Sabar, pihaknya mulai Jumat (04/09/15) ini akan segera melakukan perbaikan-perbaikan data pemilih Kotamobagu yang ada di portal.

“Kami juga akan memastikan pemilih yang tidak lengkap identitasnya dengan merekomendasikan nama-nama tersebut ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotamobagu,” pungkas Asep diiyakan Yusril dan Nasir. (**)

 

 

Leave a Reply